Kadis Dinas Syariat Islam Buka Acara Sosialisasi Adat Istiadat 

0

REDELONG : Kepala Dinas Syari’at Islam Kabupaten Bener Meriah Drs. Nasri Lisma buka acara sosialisasi adat dan istiadat,Kamis ( 17/11 ) di Mess Pemda setempat. 

Ketua Majelis Adat Gayo ( MAG ) Bener Meriah Jafaruddin dalam sambutanya mengatakan, MAG sudah beberapa kali melaksanakan sosialisasi tentang adat, namun kami menyadari masih banyak kekurangan. Untuk itu pada kesempatan ini kami mengharapkan kepada Pemerintah daerah agar memberikan tambahan anggaran untuk tahun depan. Pintanya. 

Lanjutnya lagi, hal lainnya yang kami harapkan kepada pemerintah adalah melantik sarak opat secara ter SK, karena selama ini setiap ada persengketaan masalah adat dikampung penyelesaian kurang maksimal. Bahkan kami sering mendengar bahwa Reje Kampung , Imam Kampung, dan Petue kampung dalam menyelesaikan masalah adat masih belum sependat. Ujar Jafaruddin. 

Menyahuti apa yang disampaikan Ketua MAG, Plt Bupati Bener Meriah yang diwakili Kadis Dinsyar Drs. Nasri Lisma mengatakan, dalam sosialisasi Adat Istiadat Dinas Syari’at Islam Bener Meriah juga pada sekarang ini telah melaksanakan sosialisasi Adat Istiadat secara Syari’at. Dimana sosialisai yang kami laksanakan mendatangi Kampung-kampung tua di Bener Meriah, karena kita kwatir kampung tua akan kehilangan Adat Adat dengan perkembangan jaman pada sekarang ini. Kata Nasri Lisma. 

Terkait masalah anggaran, kami sudah memperjuangkannya kalau sampai sekarang ini juga belum maksimal kita harus tetap berjuang, karena menuju sesuatu tidak serta merta terus jadi. Yang terpenting sekarang adalah majelis adat atau pemangku adat, harus mendudukan aturan, dan adat. Ungkap Nasri Lisma. 

” dudukan tentang mana aturan , mana adat, mana khazanah adat, dan resam. Agar semua itu jelas dan kita bisa memperkuat adat istiadat ” jelas Kadis Syariat Islam. 

Sebelumnya dalam laporannya  Ketua panitia Drs. Bokhari menyebutkan, acara ini sedikitnya diikuti 150 peserta yang diwakili 15 peserta setiap Kecamatan yang terdiri dari, petue kampung ( BPK Kampung) , pemberdayaan perempuan, dan tokoh tokoh adat. Kata Bokhari. 

Tujuan kegiatan ini adalah, mengaktualisasikan peran lembaga adat dan masyarakat untuk melaksanakan berbagai kegiatan yang menyangkut adat istiadat dalam kehidupan masyarakat. Dan memperkuat kemampuan tokoh adat/pemangku lembaga adat dalam melestarikan dan mengembangkan tatanan pelaksanan adat dalam masyarakat. Kata Bokhari. 

Lebih lanjut dikatakannya, adapun narasumber dalam acara ini Kasat Bimas Polres Bener Meriah yang diwakili Beripka Sulaiman, SH. Yang akan menyampaikan materi tentang penyelesaian mekanisme polmas dalam menyelesaikan sengketa adat. Narasumber lainnya dari Kementrian Agama (Kemenag ) Bener Meriah diwakili Seketaris Drs. Sahirman dengan materi KDRT menurut pandangan Agama Islam, Kadis Syari’at Islam, menyampaikan materi tentang pelaksanaan adat dan Syari’at. Dan Narasumber dari Majelis Adat Gayo ( MAG ) Jafaruddin menyampaikan materi tugas dan fungsi sarak opat ( aparatur Kampung ). Papar Bokhari.

Sosialisasi Adat dan istiadat yang dilaksanakan tersebut dengan tema ” kita tingkatkan penguatan adat dan Syari’at dalam kehidupan sehari-hari ( Gona) 

Komentar Anda
SHARE