Jokowi Qurban di Bener Meriah, Masyarakat: “Terima Kasih Pak Presiden”

REDELONG – Penyembelihan satu ekor sapi Qurban milik Presiden RI Joko Widodo untuk masyarakat Kabupaten Bener Meriah berlangsung lancar di halaman Masjid Babussalam Simpang Tiga Redelong, Sabtu pagi 2 September 2017.

Penyembelihan sapi Brangus seberat 830 kilogram itu dilakukan oleh Bupati Bener Meriah, Ahmadi disaksikan oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda plus), tokoh masyarakat serta masyarakat yang datang 10 penjuru kecamatan di Kabupaten tersebut.

Sejumlah mantan karyawan PT. KKA (Persero) rekan sejawat Joko Widodo (Jokowi) di tahun 1986-1988 turut menyaksikan prosesi tersebut.

“Alhamdulillah, prosesi penyembelihan sapi Qurban milik Bapak Presiden Jokowi sudah kita lakukan bersama-sama,” ungkap Bupati Ahmadi.

Dia menwakili rakyat Kabupaten Bener Meriah menyatakan terimakasih kepada Presiden Joko Widodo yang ternyata sangat ingat kepada kampung halamannya yang kedua dataran tinggi Gayo Aceh Tengah dan Bener Meriah.

“Terimakasih Pak Presiden, masyarakat Bener Meriah sangat senang menerima kiriman Bapak berupa sapi Qurban, dagingnya akan dibagikan ke seluruh penjuru Bener Meriah. Kami semua tau bahwa Bapak akan mendukung program-program pembangunan di daerah ini,” ungkap Bupati Ahmadi yang juga melakukan penyembelihan sapi miliknya dan memantau penyembelihan puluhan hewan Qurban lainnya.

Sementara itu, mantan rekan-rekan Joko Widodo semasa di PT. KKA sangat mengapresiasi kiriman sapi Qurban tersebut.

“Alhamdulillah, Pak Jokowi telah mengirimkan sapi Qurban kepada kita masyarakat Gayo di Bener Meriah, selayaknya kita semua bersyukur karena beliau sangat ingat daerah ini. Kita semua mendukung dan berdo’a semoga Pak Jokowi sukses memimpin Republik Indonesia yang kita cintai ini,” ujar Soelistyotomo, rekan Jokowi satu angkatan di PT. KKA yang sudah menetap di Bener Meriah. Pernyataan ini diamini beramai-ramai oleh rekan-rekannya yang lain.

Usai prosesi penyembelihan tersebut, tim Kesehatan Hewan yang melakukan pemeriksaan baik antemortem dan postmortem terhadap sapi Qurban milik Presiden RI tersebut menyatakan daging sapi itu aman untuk dikonsumsi.

“Kita sudah melakukan pemeriksaan detil terhadap sapi Qurban pak Presiden, kesimpulannya aman untuk dikonsumsi, tidak terindikasi menderita penyakit, termasuk cacing pita,” tegas salah seorang tim Kesehatan Hewan, Drh. Sariadi, M.Si didampingi sejumlah anggota tim lainnya dari Dinas terkait.

Sebelumnya, Rabu 30 Agustus 2017, sapi Qurban milik Joko Widodo ini diserahkan oleh Wakil Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT, di Banda Aceh.

“Hari ini saya serahkan sapi Qurban dari Presiden Joko Widodo kepada Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, untuk kemudian disembelih dan dibagikan ke masyarakat, pada Hari Raya Idul Adha 1438 H,” ujar Nova, usai melakukan tanda tangan serah terima hewan Qurban tersebut.

Sapi dari ras Brangus itu dibeli dari M Rizal, salah seorang peternak asal Gampong Lam Ara Tunong, Aceh Besar.

Sebelumnya, pada kamis (24/8) Staf Ahli Kepresidenan menyerahkan sapi Qurban berumur 4,5 tahun itu kepada Pemerintah Aceh yang diwakili oleh Kepala Biro Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat (Isra) Sekretariat Daerah Aceh, Sulaiman AW, di Gampong Lam Ara Tunong, Kecamatan Kuta Malaka.(REL)

Komentar Anda
SHARE