Jihar Firdaus Minta Siswa SMA 4 Takengon Pasarkan Hand Sanitizer di Aceh Tengah

  • Whatsapp
Anggota DPRK Aceh Tengah Jihar Firdaus (paling kiri)

Kabargayo.com, Takengon; Salah satu Anggota DPRK Aceh Tengah Jihar Firdaus meminta kepada siswa SMA 4 Takengon yang berhasil meraih juara 2 membuat Hand Sanitizer (gel pencuci tangan tanpa harus cuci tangan dengan air) dari ekstrak daun sirih ditingkat Provinsi Aceh lomba inovasi produk 2020 di Unsyiah Banda Aceh beberapa waktu yang lalu untuk memasarkan produk tersebut di Kabupaten penghasil Ikan Depik itu.

“Kami berharap kepada siswa yang berhasil menorehkan juara 2 di Banda Aceh ini agar dapat memproduksi dengan jumlah besar di Kabupaten Aceh Tengah, tujuanya yaitu, mencegah penyebaran virus corona,” pinta Jihar Firdaus politisi Partai PDI Perjuangan kepada Kabargayo.com, Rabu (18/03/2020) di Takengon.

Read More

Siswa SMA 4 Takengon yang mencetuskan “Hand Sanitizer” ekstrak daun siirih itu adalah Ike Simampat Suji, Ifadatun Syamila Fahma dan Nisrima Redukmi. DRPK Aceh Tengah kata Jihar Firdaus, sangat mengapresiasi atas temuan siswa SMA 4 itu.

Siswa SMA 4 didampingi kepala sekolah Drs Ali Makhudi menunjukkan Hand Sanitizer hasil racikannya

“Ini terobosan baru disaat merebaknya wabah virus Corona, apa salahnya dipasarkan di Kabupaten Aceh Tengah, meski belum terindikasi kita harus jaga diri dengan prilaku hidup sehat, salah satunya dengan menggunakan Hand Sanitizer,” terang Jihar Firdaus.

Selaku Ketua Komisi D, Jihar Firdaus, ST menyebut, terobosan yang ditemukan siswa SMA 4 Takengon itu laku keras di acara bazar inovasi produk. Meski hanya meraih juara 2 kata Jihar, temuan itu  mendapat perhatian serius dari BPOM Banda Aceh.

“Kami sudah koordinasi, BPOM akan membantu perijinan dan label halalnya, kreatifitas dan inovasi produk itu harus memenuhi ketentuan keamanan, manfaat, mutu dan label, sebab inovasi harus menjaga etika kesopanan dan kesusilaan, serta mengutamakan perlindungan terhadap kesehatan masyarakat,” terang Jihar.

Ia pun mengucapkan selamat kepada siswa SMA 4 itu yang telah mengharumkan nama Aceh tengah ditingkat provinsi. “Kami tungu produk tersebut dipasarkan di Aceh Tengah, terimakasih bagi guru pembimbing dan semua guru yang ada di SMA 4 yang telah membina siswanya hingga menorehkan prestasi,” papar Jihar Firdaus sembari mendukung penuh temuan itu diedar di Kabupaten penghasil Kopi Arabika terbaik Dunia itu.

Untuk diketahui, SMA 4 Takengon tak hanya meraih juara 2 ditingkat Provinsi Aceh. SMA itu turut memboyong juara 3 “pupuk Mulo Jadi” sebagai minuman herbal alternative untuk penyumbatan saluran arteri di jantung. Inovasi itu langsung mendapat pesanan dari salah satu dosen di Bandung setelah mencoba 3 botol.

“Ini semua berkat do’a dan kerja keras kita semua,” Kata Kepala SMA 4 Takengon Drs. Ali Makhudi.(KAR)

Related posts