Jaga Sumber Air, Kelompok Tani dan Aparat Kampung Pante Raya Cegah Perambahan Hutan Lindung

REDELONG : Hutan dan air adalah merupakan sumber kehidupan masyarakat, dalam menjaga kelestarian hutan tidak hanya menjadi tangung jawab Pemerintah saja, namun menjadi tangung jawab semua elemen yang perduli dengan kelestarian alam.

Dalam menjaga kelestarian alam dan sumber mata air di kawasan Pante Raya dan Wih Pesam, Kelompok Tani Hutan Rimba Lestari, Telompok Tani Hutan Suka Tani Slamet bersama aparatur Kampung Pante Raya, KPH II Bener Meriah dan Bhabinkamtibmas Desa Pante Raya melakukan pencegahan dan pengamanan pembukaan lahan dikawasan hutan lindung dikawasan Pante Raya dan Wih Pesam. Hal tersebut disampaikan Kamal Khairi kepada media ini melalui via Whatsaap ( WA) Senin ( 11/3/2019).

Menurut Kamal Khairi, pengecekan dan pengamanan pembukaan lahan di kawasan hutan lindung dan sumber mata air masyarakat Pante Raya dan Wih Pesam Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah selain melibatkan aparat kampung dari kedua kampung tersebut juga melibatkan Bhabinkamtibmas Wih Pesam, KPH II dan Balai Penyuluhan Burni Telong. Sebutnya.

Lanjutnya, kawasan hutan lindung tersebut merupakan sumber mata air yang dikonsumsi oleh sedikitnya 70 kepala keluaraga ( KK) dari Masyarakat Uning Bertih, dan 150 KK Kampung Wih Pesam. Katanya.

Dia mengatakan, aksi yang dilakukan hari ini adalah untuk mempertahankan kawasan hutan lindung dari jarahan pihak-pihak yang tidak bertangung jawab yang telah menebang hutan lindung di kawasan tersebut. Ujar Kamal.

Masyarakat Uning Berteh dan Wih Pesam, untuk saat ini sangat bergantung pada sumber mata air dari puncak gunung itu, sehingga masyarakat khawatir bila hutan lindung tersebut terus dijarah dan dialih fungsikan untuk lahan pertanian maka debit air akan terus berkurang dan tentunya akan tercemar kebersihanya. Pungkas ketua Kelompok Tani Hutan Lestari itu.

Kami berharap, lanjut Kamal Khairi, peran pemerintah dalam penangan perambahan hutan lindung untuk lahan-lahan pertanian dapat ditertipkan, karena apa bila itu dibiarkan akan menjadi bom waktu akan terjadinya bencana longsor. Untuk itu kami berharap hutan lindung tersebut betul-betul harus dijaga kelestariannya. Pintanya. ( Gona)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!