ISYARAT KABUT: CATATAN DI MUSIM WABAH

  • Whatsapp

Ini

pagi angin masih lembut membelai kulit

sedang gerimis dan kabut pergi diam-diam

dalam senyap kampung

didera wabah.

ini

pagi lewat cahaya menyebar sesak segala

ingin berbaur isyarat angin membentur kasih sayang dan cinta keruang kepala

: Kita belum terlambat menghitung tasbih.

ini

pagi disajadah rubuhkan keangkuhan

sambil menjejakkan zikir menuju Tuhan

setiap saat gantungkan hidup pada Ilahi

tentang luka dalam lipatan hati

sambil menimang kesunyian mendera

mendendangkan kepiluan sementara angin

liar berkabar menggoda kalbu

: Aku serahkan segala getir pada Allah.

pada

yang memiliki ruh

dan diri–pada

yang memiliki mimpi

matahari dan bulan

dengan sayap kerinduan

Ah!

by, Sulaiman Juned

Padangpanjang, 08|04|2020

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.

Related posts