Isu Mutasi Menyeruak Hebat, Akankah Para Plt Dinas Nyaman Senyaman-Nyamanya

  • Whatsapp
Bupati Aceh Tengah, Drs. Shabela Abubakar

Kabargayo.com Takengon; Tampaknya pemerintahan dibawah pimpinan Shabela Abubakar akan melalukan rotasi mutasi eselon II, dan untuk melakukan hal itu bahkan Shabela sudah meminta ijin dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Dan assesement yang seharusnya untuk para Plt yang sudah menduduki jabatan sebagai “kadis” kandas ditengah jalan.

Ada delapan sosok yanng sudah menduduki jabatan sebagai Plt diantaranya adalah; Dinas Pemuda Dan Olahraga, (Julfan Diara Gayo), Dinas Pertanahan (Erwin), Dinas Perdagangan (Mawardi Munthe), Dinas Perkebunan (Sabirin), Dinas Kesehatan (Yunasri), Direktur RS Datu Beru (Gusnarwin), Majelis Badan Dayah (Muslim), Dinas Perumahan dan Permukiman (Mauza Uswa).

Read More

Bila rotasi dan mutasi dilakukan, bukan tidak mungkin posisi yang sudah dijabat oleh para Plt akan berganti atau dirombak oleh Bupati Shabela Abubakar. Dan ini kemungkinanya bisa terjadi, melihat raport kinerja yang rendah ditahun 2021 lalu.

Dan sudah sewajarnya evaluasi dan pergeseran dilakukan, karena sebagian dinas sudah membutuhkan penyegaran, agar kekuatan “pasukan” kian merata dalam setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Bupati Shabela sendiri membenarkan bahwa dirinya telah melayangkan surat permintaan untuk dilakukan rotasi. “Kami sudah meminta ijin KASN untuk merotasi dinas,” kata Shabela Abubakar saat vaksinasi pegawai dilapangan Sekdakab. Dan Bupati sebenarnya juga “berang” karena harus meminta KASN untuk memutasi.

“Hak kami sebagai bupati dibatasi untuk merotasi mutasi. Namun kami tetap lakukan telah mengirimkan surat,” jelas Shabela sebelum menaiki mobil dinas. Terlepas dari hal tadi, sebenarnya masyarakat meminta Shabela merotasi secara umum untuk penyegaran.

Gonjang-ganjing mutasi memang sudah terdengar ke telingga para kadis, hingga beberapa kadis memasang kaki untuk selalu terlihat “akrap” dengan sang pimpinan, walau nilai raport merah.

Saat ini bukan saja kadis Plt yang gerasak-gerusuk. Kadis depenitif juga mulai “goyang” karena adanya isu mutasi besar-besaran. Karena kalau itu terjadi “kursi” kadis depenitif juga akan dilelang kembali. Apalagi saat ini kursi staf ahli (kosong) menanti “tuan” duduk.

Semua kembali terhadap selera Bupati Shabela Abubakar untuk merotasi dan memutasi eselon II untuk kebutuhan ditahun terakhir kepemimpinanya. Namun yang terpenting untuk kepentingan masyarakat Gayo kedepan, setelah nanti dijabat oleh Pj Bupati yang akan mengantikan “pemerintahan” Shabela Abubakar. (KG45)

  • Whatsapp

Related posts