Ismail Anggota DPRK, Minta Bupati Tangguhkan TPA Di Wilayah Celala

  • Whatsapp
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK), Ismail, AS (foto-putra gayo)

Kabargayo.com, Takengon; Pemerintah berencana memindahkan lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah dari desa Uwer Tetemi ke Desa Belang Kekumur, Kecamatan Celala. Nah. Hari ini mulai mendapat reaksi dari warga Belang Kekumur. Masyarakat Menolak dengan berbagai alsaan, pertama alasan kesehatan.

Senada dengan itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah, Ismail, AS juga meminta pihak pemerintah untuk meninjau ulang lokasi TPA di Belang Kekumur. Alasanya tidak beda jauh dengan masyarakat yang menolak, selain kesehatan bau tak sedap yang menghampiri wilayah sekitar.

“Alasan masyarakat menolak tentu dengan logika berpikir bukan karena hal lain. Pertama karena faktor kesehatan, lain itu bau yang sudah pasti akan menganggu masyarakat wilayah sekitar,” kata Ismail politisi Partai Aceh, (25/4).

Menurut Ismail pemerintah sebelum menentukan lokasi harus mendudukan seemua elemen masyarakat untuk mencari jalan keluar, bagaimana masalah TPA di Takengon ada solusinya.

“Kita harapkan pemerintah mengundang semua elemen untuk duduk bersama membahas lokasi TPA yang baru, jangan dipaksanakan jika ada penolakan dari masyarakat,” harap Ismail.

Disampaikan anggota dewan mantan kombatan ini, 17 desa yang ada di kecamatan Celala, semua menolak jika TPA dibangun di wilayah tersebut. “Jika sudah ditolak maka jangan paksanakan untuk diteruskan, tentu tidak baik akhirnya,” ujar Ismail. (putra gayo)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.
  • Whatsapp

Related posts