Imam Kampung dan Cendikiawan di Bener Meriah Ikuti Bahtsul Masa’il

REDELONG : Sedikitnya 100 ( Seratus) peserta ikuti bahtsul masa’il tahun 2019, yang diselengarakan oleh Majlis Permuyarawata Ulama ( MPU) Kabupaten Bener Meriah. Selasa ( 12/3/2019 ) di Aula MPU setempat.

Dalam laporanya Kepala Seketeriat MPU Bener Meriah Juanda, S. Ag menyampiakan, kegiatan Bahtsul Masa’il tahun 2019 di ikuti seratus ( 100 ) peserta yang terdiri dari pengurus MPU, para Imam Kampung dan Cendikiawan muslim.

Juanda menyebutkan, tujuan dilaksanakan kegiatan ini untuk menciptakan dan menambah pemahaman masyarakat tentang hukum Islam.

” Selain untuk menambah pemahaman masyarakat terkait hukum islam, juga merumuskan permasalahan-permasalahan yang terjadi saat ini “, tutur Juanda.

Dia berharap, seluruh peserta mengikuti kegiatan bhatsul masa’il ini sampai selesai, agar hasil yang didapat dalam kegiatan hari ini dapat disampaikan sebaik mukim kepada masyarakat luas. Pinta Kepala Seketeriat MPU itu.

Hal senada juga disampaiakan oleh Ketua MPU Bener Meriah Tgk. Al-Muzani, dengan adanya acara bahtsul masa’il ini dapat memberikan wawasan yang luas terkait dengan hukum Islam.

Lanjutnya, selain itu, dapat menampung aspirasi masyarakat guna untuk dibahas secara bersama dengan harapan dapat merumuskan segala persoalan dan membuat rujukan sebagai pedoman bersama tentang hukum-hukum Islam. Sebut Tgk Almuzani.

Sementara dalam sambuatanya Pelaksana tugas ( Plt) Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi menyampaikan, kegiatan seperti ini dipandang sangat penting untuk dilaksanakan. Hal itu guna untuk merumuskan persoalan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat.

Selain itu, lanjut Abuya Sarkawi, perlu untuk menetukan pelaksanaan bahtsul masa’il secara terencana. Kemudian hasil yang didiskusikan dan dirumuskan hari ini dapat di jadikan revarensi kalau bisa dibuat sebuah bukunya.

” Kalau bisa apa yang diputuskan dari diskusi ini dapat disusun menjadi buku, dan itu nantinya dapat menjadi pedoman bersama “, kata Abuya Sarkawi.

Dalam menjawab segala permasalahan umat menyakut agama pada saat , penting dilakukan bahatsul masa’il dengan para ulama, cendikiawan musim dan para imam kampung. Kata Tgk. Sarkawi. ( Gona)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!