HUT Bener Meriah Dikaji Ulang, Pemda Undang Tokoh-Tokoh

  • Whatsapp

REDELONG: Pemerintah Daerah Bener Meriah, bersama DPRK dan Tokoh-tokoh masyarakat Bener Meriah menggelar rapat dalam rangka membahas Rancangan Qanun (Raqan) tentang penetapan Hari Ulang Tahun Kabupaten Bener Meriah. Acara berlangsung di Oproom lantai II Setdakab Bener Meriah, Kamis, (26/12/2019)

Rapat yang dipimpin oleh Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi merupakan tindak lanjut dari diskusi-diskusi sebelumnya bersama pihak-pihak terkait. Sebagaimana diketahui, selama ini HUT Bener Meriah diperingati pada 7 Januari.

Read More

“Sementara setelah kami buka-buka bahwa lahirnya Kabupaten Bener Meriah itu dalam undang-undang yaitu tanggal 18 Desember, Insyaallah dengan adanya kesepakatan nantinya, nanti akan kita bawa ke sidang DPRK Bener Meriah dijadikan menjadi sebuah Qanun (Perda) “ungkap Drs. Mukhlis.

Sementara Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi menjelasan untuk membahas hal tersebut, Pemda Bener Meriah mengundang tokoh-tokoh masyarakat Bener Meriah, terutama tokoh tokoh dalam berdirinya Kabupaten Bener Meriah, kata Bupati.

“Saya meminta teman-teman di Bagian Hukum untuk mengecek landasan kita selama ini menyelenggarakan Ulang Tahun Bener Meriah tanggal 7 Januari itu apa, setelah dicek dan ditelusuri ternyata belum ada, hanya berdasarkan kesepakatan saja yang belum tertuang dalam sebuah keputusan”pinta Sarkawi.

Disisi yang lain ungkap Bupati, pelaksanaan kegiatan HUT Bener Meriah bulan Januari setiap tahun ternyata menimbulkan kendala teknis terutama masalah terkait anggaran.

“Atas dua hal ini kita berpikir bagaimana kalau hal ini kita benahi, timbul satu analogi sederhana, kalau di Gayo ini katakanlah, Anak lahir tanggal 6 turun mandinya tanggal 13, biasanya Hari Ulang Tahunnya ya tanggal 6 itu, jadi HUT Kabupaten Bener Meriah itu karena lahirnya tanggal 18 Desember eloknya memang di tanggal 18 Desember itu, dan itu akan menjawab sedikit dengan problem Anggaran”, jelas Bupati.

Hal ini nantinya, ujar Sarkawi mengubah sedikit tradisi yang sudah berjalan bertahun-tahun dari tanggal 7 Januari ke tanggal 18 Desember.

“Untuk itu kita perlu meminta saran dari pada senior, kebetulan momentum yang berharga kita dapat tahun ini, Gamifest tahun 2020 pembukaannya di Bener Meriah penutupannya di Aceh Tenggara” jelas Bupati Sarkawi.

Hadir dalam rapat tersebut antara lain, Mantan Bupati Tagore Abubakar, Mantan Sekda Ismarissiska, T. Islah, Mantan Ketua DPRK, Sarkati dan M.Nasir, Mantan Anggota DPRK Adijan, Kadis Keuangan, Inspektur pada Inspektorat, Kadis Pariwisata,Kabag Hukum dan undangan lainnya.(REL)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.

Related posts