Hujan Guyur Aceh Tengah, Dusun Perulangan Terancam Longsor

  • Whatsapp

Kabargayo.com, Takengon: Tingginya curah hujan yang terjadi di Kabupaten Aceh Tengah menyebabkan beberapa kawasan terancam longsor. Dusun Perulangan desa Kemili, Kecamatan Bebesen dengan jumlah penduduk sekitar 30 KK, adalah salah satu tempat berpotensi mengalami kejadian ini.

Seperti halnya salah satu rumah milik Abd Kadir (75) warga di dusun Perulangan, usai hujan terjadi Kamis 14/05 sore, tanah tebing disekitar kediamanya mengalami longsor. Didampingi Meriah (68) istri Abd Kadir, kepada wartawan mengatakan setiap tahun telah menyampaikan keluhanya dan memohon kepada pihak desa untuk ditanggulangi.

Read More

Upaya itu dilakukanya karena merasa cemas dibayangi kondisi rawan longsor setiap saat yang bisa saja terjadi. Seperti pada sore hari itu, walau longsoran tebing di area dapur belakang rumahnya tidak banyak, namun dirinya khawatir jika hujan terus mengguyur longsor akan merobohkan tempat tinggalnya.

” Sudah bertimpe timpe lagi (berulang kali, Red-) seperti di tahun 2018 dan 2019 telah saya ajukan, termasuk tahun 2020, tapi belum terealisasi dari dana desa. Saya sudah menyampaikan kepada pemerintah dan aparat desa, coba kalian lihat rumah saya ini kan sedikit lagi, tolonglah diperbaiki,” kata Abd Kadir mengisahkan ketika dikunjungi Sekretaris Kecamatan beberapa waktu lalu.

Namun sejauh ini belum ada upaya perbaikan, meskipun dirinya tidak menampik pernah dilakukan pembangunan turap beberapa tahun sebelumnya.

Kepala dusun Perulangan Ujibu saat dikonfirmasi awak media pada hari yang sama, ketika melakukan gotong royong membersihkan saluran air di depan jalan rabat beton menuju pintu masuk pemukiman dusun Perulangan, mengatakan pembangunan turab sudah masuk perencanaan tahun 2020.

” Ini kan belum siap, pengerjaan pembangunan TPT (Tembok Penahan Tanah) ini bertahap. Pembangunan turab TPT ini difokuskan pada tahun 2020, ada beberapa titik dilaksanakan, perencanaan sudah dibicarakan bersama Reje dan Konsultan,” katanya.

Uji menambahkan terkait kejadian longsor hari itu, dirinya sudah melaporkan ke kepala desa Kemili untuk tindak lanjutnya. Kadus Perulangan ini pun menambahkan sedang menunggu teknis penanggulanganya. Untuk sementara Uji menghimbau warganya agar dapat bersabar dan melaksanakan gotong royong sebagai antisipasi.

Ujibu menjelaskan ada 4 titik rawan longsor, seraya menunjukan lokasi kepada wartawan yang harus segera ditanggulangi. Dari hasil pantauan, beberapa rumah di dusun Perulangan memang terlihat tebing tanah mengalami runtuh, jika tidak segera dilaksanakan penanggulangan kemungkinan dapat menimbulkan bahaya dan dapat mengancam keselamatan jiwa. (Erwin)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.

Related posts