Hasanah: Panwaslih Bener Meriah Telah Bekerja Sesuai Prosedur

0

LULUS-ADMISTRASI-1

REDELONG-Terkait pemberitaan Kabargayo,  tentang  Lembaga Haighland Society ( HIS ) Kabupaten Bener Meriah datangi Kantor Panwaslih Bener Meriah guna untuk melaporkan oknum KIP yang diduga telah melanggar Undang undang nomor 10 tahun 2016 Senin ( 24/10/2016) lalu, dan pemberitaan Kabargayo bahwa  adanya dugaan Oknum KIP dan Panwaslih “Bermain Mata” Panwaslih Bener Meriah meminta kepada Kabargayo untuk memuat klarifikasi dari Panwaslih Bener Meriah dari sebagai hak Jawab atas pemberitaan tersebut. Rabu (26/10/2016).

Baca: HIS Lapor Dugaan Pelanggaran UU No 10 Tahun 2016 ke Panwas Bener Meriah

Hasanah, SH Komisioner Panwaslih Bener Meriah, Bidang Penindakan Pelanggaran  Hukum mengatakan Panwaslih Bener Meriah telah bekerja sesuai prosedur  dan Undang-undang ”Jika ada anggapan Panwaslih bersekongkol dengan KIP Bener Meriah itu tidak benar sama sekali ”ujar Hasanah yang didampingi oleh Ketua Panwaslih Bener Meriah, Khairul Akhyar di ruang ketua Panwaslih Bener Meriah.

” Tuduhan bahwa ada indikasi KIP Dan Panwaslih bersengkongkol perlu dibuktikan dulu, persekongkolan apa diduga disitu kami lakukan karena kami telah mengikuti prosedur semua ”tanya Hasanah.

Ia juga mengatakan tidak ada oknum KIP dan Panwaslih ” bermain mata” lembaga HIS lapor ke Sentra Gakkumdu, karena Sentra Gakkumdu adalah Panwaslih tidak seperti  seperti yang diberitakan Kabargayo sebelumnya.

Sementara itu terkait penyerahan laporan HIS kepada Bener Meriah Senin ( 24/10 ) lalu, guna untuk melaporkan oknum KIP yang diduga telah melanggar Undang undang nomor 10 tahun 2016, Hasanah menjelaskan bahwa saat itu Gakkamdu belum terbentuk, ”Jam 2 siang pada saat itu baru terbentuk, setelah penetapan calon kami minta agar mereka kembali datang, tapi mereka tidak datang. Sehingga kami belum bisa menyebut itu sebuah laporan ”jelasnya.

”Organisasi  HIS itu, adalah lembaga yang bergerak di bidang lingkungan meskipun sekarang ada bergerak di bidang politik. Sudah kami klasifikasi pada KIP Bener Meriah itu belum terdaftar di Kesbangpol, juga belum terdaftar di KIP sebagai lembaga Pemantau pemilu di Bener Meriah ”jelasnya lagi.

”Ketika saya minta stempelnya mereka juga stempelnya tidak ada,  dan kop surat tidak sama dengan nama yang ada di ADRT mereka. Sehingga kami menganggap itu belum sebuah laporan resmi karena mereka belum menandatangani dan juga kami tidak memberikan bukti laporan ”kata Hasanah.

Berdasarkan hal tersebut, Panwaslih Bener Meriah menganggap kedatangan HIS ke Kantor Panwaslih Bener Meriah itu hanya sebuah audensi biasa ”Karena Kita sudah menjelaskan ketika Gakkamdu telah terbentuk setelah ada penetapan pasangan calon, pada saat itulah kita bisa menerima laporan, namun itu sudah di muat dibeberapa media, belum secara resmi, belum ada bentuk apapun dokumen yang kita berikan kepada mereka ”jelasnya.

Hasanah berharap agar media untuk berimbang memuat berita ”Kedepanya tolong kalau memuat berita dikonfirmasi supaya tidak terjadi fitnah karena masyarakat sudah bisa membaca secara online, kita berharap Pilkada Bener Meriah berjalan aman dan damai  ”harapnya.(Red)

Komentar Anda
SHARE