Harga Bawang Merah Meroket, Petani Nosar Senyum Sumringah

  • Whatsapp
Petani sedang panen Bawang Merah (Photo/Google)

Kabargayo.com, Takengon; Harga komoditas bawang merah lokal saat ini tengah mengalami kenaikan, harga beli dari petani kini berkisar Rp.40.000, kondisi itu membuat pertani di Kampung Nosar Kecamatan Bintang senyum sumringah.

Terlebih ditengah pandemi, Pemerintah mengeluarkan intruksi untuk tetap dirumah, Petani setempat memanfaatkan kondisi itu untuk bertani.

Read More

Salah satu petani yang merasakan kebahagiaan itu adalah Gani, kepada Media ini ia mengaku sangat senang, karena bawang merah miliknya dibandrol pengepul dengan harga cukup tinggi.

“Dibandingkan sebelumnya harga berkisar Rp.30.000 dan hari ini mencapai Rp.40.000, harga ini belum final, bisa saja mencapai Rp.50.000, karena kebutuhan masyarakat di Bulan Ramadhan ini kian meningkat dan ini merupakan semangad baru bagi petani bawang merah di Kampung Nosar,” kata Gani, Senin (11/05/2020), berharap harga itu terus mengalami kenaikan.

Lanjutnya lagi, jika hasil panen ditingkat petani bagus, pengepul (toke-red) akan membeli dengan harga lebih dibanding bawang yang hasil panennya terbilang kecil. “Jika hasil panenya besar maka pengepul akan membandrol dengan harga yang cukup tinggi,” timpal Gani sembari mengikat Bawang miliknya untuk dijual.

Saat ini Bawang Merah Kampung Nosar Kecamatan Bintang yang menjadi andalan di Kabupaten berhawa sejuk itu terus dilirik oleh Pengepul, bahkan dalam waktu sehari cukup banyak pengepul menanyakan bawang merah milik petani yang dipanen.

“Dalam sehari cukup banyak toke bawang yang datang, bahkan terkadang petani kehabisan stok untuk digeser ke pengepul,” tutur Gani mempromosikan Kampung nya itu sebagai sentra produksi bawang merah di Aceh Tengah dengan kualitas cukup baik sehingga banyak petani didesa itu menggantungkan hidupanya dari tanaman jenis palawija itu. (Kar)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.

Related posts