Gunakan Jaring Net Voli, Tiga Tahanan Lapas Bener Meriah Kabur

REDELONG : Menjelang akan dilaksanakan shalat Dzuhur tadi siang, tiga tahanan dari Lapas Bener Meriah berhasil kabur setelah menggergaji jeruji besi.

Menurut Kepala lembaga permasyarakatan ( Kalapas ) Bener Meriah, Baharuddin, SH saat dikonfirmasi Selasa malam ( 14/5/2019 ) via seluler membenarkan bahwa ketiga napi yang kabur tersebut.

Tiga tahanan yang melarikan diri itu adalah, Suryadi,  Saifuddin dan Abdul Hafid  ketiganya telah berhasil kabur dengan memanjat tembok yang mengunakan jaring net voli bekas yang ada di areal lapas.

Adapun koronologis kaburnya ketiga tahanan tersebut menurut Baharudin, ketika tahanan maupun narapidana yang lain akan menunaikan sholat Dzuhur di mushola yang ada di kompleks lapas tersebut, ketiga tahanan tadi berupaya dan berhasil kabur dengan cara memotong jeruji besi disalah satu bilik tahanan lalu kemudian mengunakan jaring net voli bekas untuk memanjat tembok kemudian kabur.

” Sebenarnya, satu narapida juga berupaya kabur namun usahanya tertahan dan gagal mengikuti jejak ketiga tahanan yang kabur tadi “, jelas Kalapas Bener Meriah itu.

Lanjutnya, untuk saat ini, setelah pihaknya berkoordinasi dengan Polres Bener Meriah ketiga tahanan yang kabur tersebut dinyatakan sebagai DPO ( Daftar Pencarian Orang ). Dan semoga ketiganya cepat tertangkap. Ujar Baharuddin.

Baharuddin menuturkan, untuk alat yang diduga untuk memotong jeruji besi tersebut masih dalam penyidikan pihak kepolisian Bener Meriah.

” Terkait alat yang digunakan untuk memotong jeruji besi tadi, saat ini masih diselidiki apakah mengunakan gergaji besi atau alat lainnya ” kata Baharuddin.

Baca: Polisi Tangkap Satu Diantara Tiga Tahanan yang Kabur dari Lapas Bener Meriah

Sementara itu, Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli melalui Kasat Reskrim Iptu Wijaya Yudi saat dikonfirmasi menyampaikan, untuk saat ini pihaknya sedang mencari ketiga tahanan yang kabur itu dilapangan. Ujarnya. ( Gona )

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!