Gula Pasir di Aceh Tengah Stabil, Pedagang “Nakal” Akan Ditindak

  • Whatsapp
Kepala Dinas Perdagangan Koperasi, Usaha Kecil dan menengah Drs.Joharsyah.MM Himbau Pedagang menjual dengan harga sesuai HET. (photo/Putra Gayo)

Kabargayo.com, Takengon; Kebutuhan bahan pokok di tengah pandemi virus Corona masih dalam posisi stabil, terutama harga gula pasir, harga eceran di Kabupaten Aceh Tengah berkisar Rp.18.000 per Kg, jika masih menjual diatas harga yang telah ditentukan itu, oknum pedagang akan berurusan dengan Dinas Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah.

“Kami akan tindak pedagang nakal yang menjual bahan pokok diatas harga yang telah ditentukan,” kata,” Drs.Joharsyah,MM Kadis Disperdagkop dan UKM Aceh Tengah, Rabu (06/05/2020) di Takengon.

Read More

Pihaknya akan memberikan peringatan kepada oknum pedagang nakal yang mencoba “bermain” dengan harga dipasaran, “Kami akan berikan peringatan, hal itu kita terapkan melalui operasi pasar kerjasama dengan tim jejaring pangan, apabila beberapa kali peringatan tidak diindahkan, maka ijin usahanya terancam dicabut,” jelas Joharsyah.

Dari kebutuhan sembako di Kabupaten Acerh Tengah hanya beberapa item yang merangkak naik, diantaranya, Kentang, naik 20 persen menjadi Rp.10.000 per Kg dari sebelumnya Rp.8000 per Kg. Sedangkan telur ayam boiler mengalami penurunan sebesar 8,3 persen dari harga Rp.1.300 menjadi Rp.1.200 per butir. “Selain kedua bahan pokok ini semuanya masih stabil,” terang Johar.

Lain itu kata dia, untuk Kabupaten Aceh Tengah dalam waktu dekat akan menerima bantuan dari Kementrian Perdagangan berupa gula pasir sebanyak 15 ton dan akan dipasarkan kembali kepada masyarakat melalui pasar murah dengan harga Rp.12.500 per Kg.

“Setelah bantuan ini tiba di Aceh Tengah selanjutnya akan kita pasarkan ke masyarakat dengan harga standar, prediksi sebelum Hari Raya Idul Fitri, sekalian dengan pasar murah Pemerintah Provinsi Aceh” tutup Joharsyah. (Kar)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.

Related posts