Gubernur Zaini Dinilai Tak Fokus  Selesaikan Rumah Sakit Regional di Aceh Tengah

Bardan Sahidi

TAKENGON: Gubernur Aceh, Zaini Abdullah dinilai tidak fokus dalam menyelesaikan Rumah Sakit Regional di Aceh Tengah seperti yang dijanjikan dalam janji kampanye 2014 lalu. Seharusnya Pemerintah Aceh mengetahui apa yang menjadi proritas kebutuhan masyarakat di terutama di wilayah Tengah.
Hal tersebut disampaikan oleh anggota DPRA, Bardan Sahidi, usai melakukan Pansus di Aceh Tengah dan Bener Meriah, Selasa, (6/7/2016), “Hal tersebut terbukti sudah lima tahun dan kini telah sampai diujung masa jabatannya,  Zaini Abdullah sebagai Gubernur Aceh belum bisa rampungkan pembangunan gedung Rumah Sakit Regional di Aceh Tengah” ujar anggota Komisi 3 DPRA ini.

Anggota Dewan dari Partai PKS ini menambahkan dengan anggaran Rp 150 Miliar yang direncanakan untuk pembangunan gedung hingga saat ini baru 60 Persen yang baru dianggarkan, sebagai Gubernur yang berlatar belakang bidang kesehatan dan seorang dokter, Zaini Abdullah seharusnya memahami pasilitas pelayanan kesehatan seperti Rumah Sakit Regional Aceh Tengah, adalah salah satu kebutuhan atau hajat penting masyarakat banyak selain bidang pendidikan.

 Pembangunan Rumah Sakit Regional di Aceh dinilai sangat penting untuk mempermudah dan meningkatkan pelayanan kesehatan. Salah satunya untuk mengurangi masyarakat yang menghabiskan uang untuk berobat keluar negeri karena rumah sakit tersebut akan dilengkapi dengan fasilitas yang memadai. 

Pembangunan Rumah Sakit Regional di Aceh Tengah diharapkan akan berdampak untuk pelayanan kesehatan yang lebih baik dan didasari oleh kepentingan pelayanan kesehatan masyarakat terutama di empat kabupaten, yaitu Kabupaten Aceh Tenggara, Gayo Lues, Bener Meriah, dan Aceh Tengah.
“Kita berharap Gubernur terpilih setelah masa  Zaini Abdullah dapat lebih fokus pada pembangunan Rumah Sakit Regional di wilayah Aceh ini” pungkasnya. (Wien Pengembara)

Komentar Anda
SHARE