Geruduk Kantor Camat Jagong, Warga Gegarang Minta Kepala Desanya Dicopot

  • Whatsapp
Warga Gegarang saat gelar aksi di Kantor Camat Jagong (Foto/Ist)

KABARGAYO.COM, Takengon: Ratusan Massa dari Kampung Gegarang melakukan aksi di Kantor Camat Jagong Jeget menuntut supaya kepala desanya dicopot.

Aksi itu merupakan tuntutan lanjutan setelah sebelumnya dilaporkan kepada Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar di Pendopo dan penegak hukum.

Read More

Aksi itu ditengarai atas kesalahan reje diduga melakukan peyalahgunaan anggaran desa tahun 2019 dan 2020. Massa meminta agar Reje Gegarang dinonaktifkan dari jabatannya selama proses hukum berjalan.

Dalam orasinya, Ketua RGM Idris mengaku, aksi itu merupakan bentuk kekecewaan terhadap pemerintah daerah maupun kecamatan tidak bersikap tegas dalam masalah dugaan Penyelahgunaan dana Desa oleh Reje Gegarang.

“Semua bukti sudah kita laporkan kepada pemerintah dan penegak hukum, namun tidak kunjung diperiksa, hari Ini masyarakat menuntut selama proses hukum berjalan agar Reje untuk sementara di nonaktifkan,” kata Idris.

Peserta aksi diterima langsung oleh Camat Jagong Jeget Drs Abada. Ia didesak untuk menandatangani surat pernyataan yang dibuat oleh masyarakat Gegarang untuk melaporkan dan membuat surat permohonan menonaktifkan Reje Gegarang Kepada Bupati Aceh Tengah.

“Baik atas dasar Aspirasi yang disampaikan masyarakat hari ini, saya akan laporkan dan buat surat menonaktifkan Reje Gegarang kepada Bupati Aceh Tengah,” kata Abada. (KG31)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.

Related posts