GeRAK Gelar FGD Membangun Koalisi Advokasi Perbaikan Disabilitas

REDELONG: Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) GeRAK ( Gerakan Anti Korupsi )Kabupaten Bener Meriah bekerja sama dengan The Asia Foundation selengarakan FGD ( Forum Group Discussion) membangun koalisi Advokasi Perbaikan Layanan Disabilitas di Kabupaten Bener Meriah.

Acara yang di hadiri oleh 35 orang peserta terdiri dari perwakilan Pemermintah, Aparatur Desa, Kader Murum Mupakat, Jurnalisme warga, Perwakilan Media dan Perwakilan CSO berlangsung di tersebut berlangsung di Cafee Koma Tiga Kampung Bale Atu Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah Jumat (15/12).

Distrik Fasilitator GeRAK Kabupaten Bener Meriah Iisti Komah selaku Ketua Panitia pelaksana mengatakan, tujuan diselengarakannya kegiatan tersebut untuk mendiskusikan perbaikan layanan dan peningkatan kualitas untuk kelompok disabilitas di Bener Meriah khusunya untuk pelayanan pendidikan dan kesehatan.

Selain itu, FGD tersebut juga bertujuan untuk mempererat hubungan kader murum mupakat Forum kelompok disabilitas  dengan stekeholder terkkait perbaikan dan peningakatan kualitas layanan serta mendokumentasikan kebutuhan layanan disabilitas dan  rencana tindak lanjut yang dapat dilakukan bersama demi terwujudnya perbaikan kualitas dan akses layanan pendidikan dimaksud.

Isti menambahkan, media massa memegang peran yang sangat strategis dalam pembangunan. “Peranan media  sebagai agen pembaharu atau memperkenalkan perubahan sosial yang terjadi disekitar kita dapat menjadi etos dan semangat untuk memacu pembangunan yang menjawab masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu Ketua PKK, Ny Hasanah Ahmadi, megatakan, pihaknya sebelumnya sudah memikirkan upaya yang bisa diperbuat untuk penyadang disabilitas di Kabupaten Bener Meriah. ”Terutama sekali bagi penyadang disaabilitas perempuan yang menerut saya punya kemampuan, punya kelebihan, punya keterampilan namun karena melihat pisik sering disepelekan,” katanya.

Untuk itu, ia mengku telah mengambil inisiatif untuk membuat kelompok disabilitas perempuan yang dibina oleh PKK. “ Mudah-mudahan, kawan-kawan yang hadir dalam FGD ini bisa membantu “ ungkapnyasembari  menginstruksikan perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Bener Meriah  untuk melakukan, pembaharuan data terhadap penyandang disabilitas di Kabupaten Bener Meriah.

Sementara itu,  Reilawati Ketua PP3M Kabupaten Bener Meriah mengapresiasi GeRak yang telah menyelengarakan acara tersebut. “ Acara ini bisa mengadvokasi kebutuhan penyandang disabilitas dari akar rumput” katanya.

Ia juga melihat, keterlibatan KMM( Kader Murum Mupakat)  sagat serius dan mau mengadvoksi. Menurtnya selama berkecimpung di sektor itu belum ada lembaga yang begitu konsen mengurusi isu disabilitas selain lembaga ini.

“ Dulu ada lembaga hendikep internasional yang pokus terhadap penyadang disabilitasnya namun berbeda dengan lembaga ini orang lain yang diminta untuk melihat penyandang disabilitas yang menurut saya sagat bagus sekali,” ungkapnya.

Ia juga berharap, kedepanya terus menjalin kerjasama dengan lembaga-lembaga terkait, dan konsen untuk membantu penyadang disabilitas. “ Selama ini mereka sulit mengakses pendidikan yang baik, sulit berkomunikasi, bergaul  dengan orang lain sehingga perlu ada bantuan lain dari orang lain” Pungkas Reilawati.

Selain itu sesuai dengan amah undang-undang disabilitas kata Reila sudah semestinya masyarakat memahamai bahwa mereka dan penyadang disabilitas sejajar dan memiliki hak yang sama serta dapat mengakses pendidikan dan kesehatan dengan hak yang sama. (Uri)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!