GEMAR KOPI Program Permudah Pembuatan Akte Kelahiran Lewat Bidan

REDELONG: Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan se-Indonesia (IBI) di Bener Meriah diisi sosialisasi Gerakan Masyarakat Kolaboratif Peduli Indentitas (GEMAR KOPI). (24/8/2016).

Salah satu fokus GEMAR KOPI adalah bagaimana nantinya setelah para bidan setelah melakukan penolongan persalinan bidan nantinya bisa bekerjasama dengan dinas kependudukan dan catatan sipil untuk pembuatan akte kelahiran.

Muhammad Very selaku District Coordinator KOMPAK Bener Meriah yang turut memfasilitasi dan bekerjasama dengan IBI Bener Meriah dalam rangka memperingati HUT IBI mengatakan para bidan telah yang hadir dalam peringatan HUT IBI itu telah membawa dokumen pembuatan akte kelahiran yang jumlahnya lebih kurang 450 lembar ke wilayahan kerja masing-masing.

“GEMAR KOPI, dalam dalam kontek pencegahan untuk pembuatan akta kelahiran Bidan desa adalah garda terdepan maka kerjasama dengan bidan melalui Dinkes sangatlah membantu capaian akta kelahiran Bener Meriah” katanya.

Very menjelaskan apa yang dilakukan itu akan memberikan kontribusi luar biasa dalam meningkatkan capaian akte kelahiran. Kendatipun masih perlu beberapa dokumen di verifikasi kelengkapannya.

Selain itu Very menyampaikan saat ini telah berhasil dikumpulkan data warga Bener Meriah yang belum memiliki akte kelahiran dan kematian yang berjumlah lebih kurang 40 orang. “Namun penyerahan secara simbolis hanya untuk beberapa warga saja terutama kaum difabel dan kelompok marginal, selebihnya penyelesaian pembuatan akte akan menyusul” teranganya.

Wakil Bupati Bener Meriah Tgk H. Syarkawi yang turut hadir dalam kesempatan tersebut dalam sambutannya mengatakan penamaan GEMAR KOPI dalam program tersebut didasarkan terhadap ikon Bener Meriah dengan potensi kopi Gayo.”Penamaan GEMAR KOPI adalah salah satu model gerakan kolaborasi beberapa instansi pemerintah dan masyarakat untuk mendorong capaian akta kelahiran, akta kematian dan identitas lainnya”ujarnya.

Menurutnya hal itu juga sudah di sepakati dalam sebuah perjanjian pada bulan lalu, dengan pihak-pihak yang ikut terlibat dalam kerjasama yaitu, Disdukcapil, Dinkes, Dikbud, Kamenag, Pengadilan Agama, Kecamatan, Rumah sakit serta Reje Kampung.

Dalam acara HUT IBI ke-66 itu juga diwarnai dengan pemberian akte kelahiran kepada salah seorang anak disabilitas berumur tujuh tahun warga Pondok Gajah sudah memilki akte kelahiran yang diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Bener Meriah.(REL)

Komentar Anda
SHARE