Gedung Baru Bank Aceh Syariah Cabang Takengon Diresmikan

GEDUNG BARU: Plt. Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah meresmikan kantor operasional baru Bank Aceh Syariah Cabang Takengon. Senin (29/7/2019).

TAKENGON: Berdiri sejak 39 tahun silam di Aceh Tengah, Bank Aceh Syariah terus berbenah. Kantor baru Bank milik pemerintah Aceh ini diresmikan oleh Plt. Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, Senin (29/7/2019).

Gedung megah Bank Aceh Syariah Cabang Takengon ini berada di Kemili Kecamatan Bebesan, Aceh Tengah. Sebelumnya berada Jalan Lut Tawar ke Jalan Leube Kader. Peresmian ini dihadiri Plt. Gubernur Aceh dan Pimpinan Bank peraih BUMD terbaik 2019 itu. Juga dihadiri Bupati Aceh Tengah, Bener Meriah dan jajaran Forkofimda plus baik tingkat provinsi Aceh dan dua kabupaten di dataran tinggi Gayo serta pejabat terkait.

Direktur Utama PT. Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman memberikan apreasiasi kepada Pemkab Aceh Tengah dan Bener Meriah yang telah mendukung Bank Aceh Syariah berkembang di daerah penghasil kopi itu.

“Dengan diresmikan gedung baru, pelayanan yang akan diberikan semakin optimal. Kami sangat mengharap seluruh nasabah terus bermitra dengan kita. Bank ini milik bersama dan bisa terus berkontribusi bagi seluruh masyarakat kita semua,” kata Haizir.

Harapan yang sama juga disampaikan oleh Ketua Otoritas Jasa Keuangan Perwakilan Aceh, Aulia Fadli. Kehadiran kantor operasional baru PT. Bank Aceh Syariah di Aceh Tengah dapat menjadikan bank tersebut lebih produktif.

Sementara itu Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah mengatakan sebagai pemegang saham pengendali, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia diminta untuk terus membina Bank Aceh Syariah. Sehingga produktivitas bank ini itu bisa terus meningkat.

“Apresiasi dan kecintaan saya kepada seluruh nasabah serta dunia usaha yang telah mendukung keberadaan Bank Aceh Syariah. Saya yakin dengan adanya gedung operasional baru ini performa Bank Aceh Syariah Cabang Takengon akan semakin meningkat,” kata Nova Iriansyah.

Hadir sejak tahun 1980 di kabupaten penghasil kopi ini perkembangan kinerja Bank ini, dalam empat tahun terakhir meningkat pesat. Haizir memaparkan total aset Bank Aceh Syariah di Aceh Tengah, pada 2016 Rp. 481 miliar dan terus meningkat menjadi Rp. 592 miliar di tahun 2017. Sementara pada tahun 2018 semakin bertambah menjadi Rp. 616 miliar. Sampai pertengahan Juni 2019, total aset Rp.686 miliar.

Nova dalam kesempatan itu berpesan kepada manajemen PT. Bank Aceh Syariah untuk mengupdate teknologi perbankan. Termasuk melatih anak muda Aceh untuk mengenal dunia digital melalui diklat dan workshop IT. Sehingga, penguasaan teknologi bisa terus meningkat. Hal ini untuk mendukung Indonesia mencapai target masuk 3 besar negara dengan perekonomian terbesar dunia pada tahun 2045 mendatang.

Peresmian ini diisi dengan pemberian santunan anak yatim. Penyerahan bantuan mesin jahit dari dana Corporate Social Responbilities (CSR) Bank Aceh Syariah kepada masyarakat. ***

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!