Fungsikan BBI-H Sepeden Butuh Anggaran 200 Juta Pertahun

Ir. Nurisman Kadis Pertanian Perkebunan dan Perikanan Bener Meriah

REDELONG : Balai Benih Induk Hortikultura ( BBI-H ) yang berada di Kampung Sepeden, Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah. Adalah merupakan tempat produksi bibit kentang, namun ketidak tersediaan  anggaran untuk program produksi bibit kentang mengakibatkan BBI-H tersebut terbengkalai.
Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Bener Meriah Ir Nurisman kepada Kabargayo Rabu ( 4/1) dikantornya mengatakan, selama ini tidak ada anggaran untuk program penangkaran bibit kentang disana, untuk memaksimalkan fungsi BBI-H tersebut butuh anggaran minimal 200 ( Dua Ratus Juta ) pertahun. Kata Nurisman.

” Kita sudah berapa kali mengusulkan ketingkat Dinas Pertaniaan Provinsi, namun sejauh ini belum ada alokasi anggaran yang di bantu dari APBA dari tingkat Provinsi. Memang pihak Provinsi pernah memberikan bantuan untuk anggaran renovasi gudang di BBI-H tersebut ” ungkap Nurisman.

Nurisman lebih lanjut mengatakan, insya Allah tahun 2017 ini BBI-H tersebut akan kita fungsikan, karena kita telah berkoordinasi dengan anggota DPRA wilayah tengah Bardan Sahidi dan beliau akan mengalokasikan dana aspirasinya pada BBI-H yang ada di Sepeden. Tutur Nurisman.

Terkait dengan pemenuhan bibit kentang yang dibutuhkan petani kentang lanjut Nurisman, pertahunya petani kentang Bener Meriah membutuhkan 1700 ton pertahun dan selama ini mereka harus membeli bibit dari luar seperti  Bandung Jawa Barat. Dan harga perkilonya mencapai 37000- 40000 ribu perkilo, akibatnya berapa uang dari Kabupaten Bener Meriah yang keluar untuk membeli bibit kentang belum lagi komoditi lainnya seperti bawang putih. Jelas Nurisman.

” Kalau kita bisa fungsikan BBI-H tersebut untuk memproduk bibit kentang secara otomatis kita bisa mengurangi ketergantungan bibit dari luar, serta kos petani juga akan berkurang bisa mencapai 14 juta perhektarnya karena kalau bibit yang diproduk disini lebih murah dari bibit luar dan tidak akan membutuhkan ongkos kirim lagi “.

Nurisman berharap, Kita berharap Dinas Pertanian Aceh mengalokasikan bantuan  anggaran APBA untuk program penangkaran bibit. Pinta Nurisman. ( Gona )