Fremium Fairtade Kampung   Wonosari dan Tansaran Bidin Terima Satu Unit Ambulance

0

REDELONG: Tiga koperasi yang tergabung dalam Fairtrade yakni, koperasi adalah Koperasi Permata Gayo (KPG), Koperasi Kopi Wanita Gayo (KOKOWAGAYO) dan Koperasi Musara Pakat (KMP) serahkan satu unit ambulance kepada desa kampung Wonosari dan Tansaran Bidin Kecamatan Bandar Bener Meriah,(7/8).

Pemberian Ambulance ini sendiri merupakan bentuk realisasi penggunaan premium Fairtrade tahun 2016 – 2017 dan berdasarkan dari hasil rapat anggota petani di desa Wonosari dan Tansaran Bidin yang telah dilaksanakan pada beberapa bulan yang lalu.

Penyerahan ambulance gratis itu disaksikan oleh Reje Kampung Wonosari, Sutardi,dan Reje Kampung Tansaran Bidin, Samin.
“Sebenarnya ide pembelian ambulance ini berasal dari Masyarakat saya yang bergabung dengan Koperasi Permata Gayo, Koperasi Musara Pakat dan Kalau Yang ibu-ibu Bergabung dengan koperasi Kopi Wanita Gayo”ujar Reje itu.

Ia menambahkan melihat melihat Penyaluran Premium Fairtrade dari ketiga koperasi tersebut jika digabungkan yang besar nilainya
sehingga beserta anggota yang lain berinisiatif untuk menggunakan dana premium Fairtrade ini dalam bentuk barang yang dapat dipergunakan oleh semua pihak yang membutuhkan yakni ambulance.

“Sebagai contoh didesa kami ini areal perkuburan sangat jauh dari pemukiman sehingga jika ada saudara atau masyarakat disini yang meninggal maka kami harus menggotong keranda selama kurang lebih 1 jam perjalanan, idenya sebenarnya mobil ini ingin kami pergunakan sebagai mobil jenazah, akan tetapi demi kepentingan yang lain maka kami rubah menjadi mobil ambulance” kata Reje kampung Wonosari yang juga sebagai anggota Koperasi Musara Pakat itu.

Sementara itu, Ir.Djumhur Abubakar yang merupakan Responshible Manager di tiga Koperasi tersebut mengatakan semua itu merupakan manfaat dari premium sistem Fairtrade.

“Berbicara kopi berarti kita sedang berbicara tentang tiga hal, yakni Pendidikan dan sosial budaya, Perekonomian dan Pelestarian Lingkungan ini sesuai dengan konsep yang diterapkan oleh Standard Fairtrade yang kita jalani, dimana dampak efek manfaat dari premium yang kita salurkan dapat dirasakan oleh anggota dan Non Anggota Koperasi”kata Djumhur.

Ketua Koperasi Permata Gayo Ir.Armia yang juga merangkap sebagai Ketua AEKI Aceh dalam acara penyerahan ambulance itu mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar KPG, KMP dan KKWG yang sedang bekerja secara giat sehingga koperasi ini tetap bisa menjalankan perdagangan kopi dan premium Fairtrade kepada anggotanya.

Rizkani selaku ketua Koperasi Kopi Wanita Gayo juga berharap “Semoga ambulance ini dapat dipergunakan oleh seluruh anggota dan masyarakat desa Wonosari, terutama bagi mereka yang membutuhkan” imbuhnya.

Senada dengan Zukardi selaku Collector dan pengolah kopi specialty didesa tersebut, beliau berharap “kedepan agar semua petani kopi dibawah naungan koperasi ini dapat lebih aktif, dan dapat memberikan usulan-usulan yang lebih lagi demi kemajuan desa Wonosari dan Tansaran Bidin kedepannya.(REL)

Komentar Anda
SHARE