Filosofi Padi

0
 
 Lucunya tingkah laku pemimpin negeri ini, terlebih dalam menilai kinerja dan akuntabilitas diri mereka sendiri. Pekan ini, masyarakat disuguhkan drama yang cukup baik dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Yuddy Chrisnandi. Bagaimana tidak lucu, ini merupakan satu-satunya pemimpin yang bisa menilai dirinya lebih baik dari yang lain.

Tentu, semua masih ingat statement yang dibuat Menteri Yuddy yang mengatakan bahwa kementerian yang dipimpinnya berada dalam posisi empat terbaik dan menempatkan kementerian yang berasal dari partai lain dalam urutan posisi terbawah.Penilaian ini menimbulkan tanda tanya besar di benak masyarakat, bagaimana seseorang bisa menilai dirinya sendiri lebih baik dari yang lain. Bukankah yang bisa menilai baik atau buruknya kinerja kita itu orang lain bukan diri sendiri? Orang yang gembar-gembor mengatakan dirinya itu lebih baik dari yang lain malah patut dicurigai kinerjanya.

“Semakin berisi, semakin merunduk” mungkin sebagian dari kita sering mendengar filosofi ilmu padi ini, yang artinya “seseorang yang semakin banyak ilmunya itu semakin merendahkan diri”, bukan malah membanggakan dirinya sendiri. Selain itu, penilaian yang dilakukan Menteri Yuddy ini terlalu tendensius dan terkesan muatan politiknya dalam menilai kinerja kementerian lain.

Bagaimana negara ini bisa maju kalau sesama pemimpin masih berlomba untuk saling manjatuhkan satu sama lain. Bukankah seharusnya para pemimpin saling berkerja sama, saling mendukung untuk membenahi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat? Seandainya hal ini dapat terjadi, amanat Pak Presiden Jokowi dalam menyejahterakan rakyat Indonesia pasti dapat berjalan cepat dan tepat.

Zainal Mu’id
Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Komentar Anda
SHARE