Endoscopy di RSUD Munyang Kute Bener Meriah Mulai Dioperasikan

Salah satu pasien yang diperiksa melalui endoskopy di RSUD Munyang Kute Bener Meriah yang difungsikan sejak 1 Pebruari 2019 lalu || Foto: Gona

REDELONG : Rumah sakit umum daerah ( RSUD)  Munyang Kute Kabupaten Bener Meriah,  telah mengoperasikan sarana endoscopy untuk memeriksa para pasien yang menderita penyakit bagian dalam ( lambung, usus) .

Endoscopy di RSUD Munyang Kute Bener Meriah telah difungsikan sejak 1 Pebruari 2019 lalu. Hal itu dikatakan dr. Lutfi ( dokter spesialis penyakit dalam ), Senin ( 18/2/2019 ) di RSUD setempat.

Menurutnya, sejak dioperasikan dalam sehari 3 sampai 4 pasien telah diperiksa mengunakan endoscopy.

” Kendati sarana dan prasarana untuk endoscopy masih terbatas, tapi kita telah dapat mengambil tindakan mengunakan peralatan  tersebut “jelasnya.

Lebih lanjut dokter spesialis penyakit dalam itu menyebutkan, sebenarnya pada bulan Juni 2018 yang lalu pun pihaknya telah bisa mengunakan peralatan endoscopy itu. Namun karena untuk mengunakan peralatan semi canggih itu harus punya sertifikat keahlian baru bisa mengunakannya.

Guna untuk mendapatkan sertifikat keahlian mengunakan peralatan endoscopy tersebut, dr. Lutfi mengaku harus mengikuti pendidikan yang khusus selama tiga bulan untuk mendapatkan sertifikat. Sebutnya.

” Mengunakan peralatan endoscopy harus ada sertifikat, dan itu sudah menjadi syarat mutlak, dan bukan saja dokter untuk perawat dibagian endoscopy uga harus ada sertifikat “, ungkap dr. Lutfi.

Terkait dengan sarana dan prasarana endoscopy yang dimiliki RSUD Munyang Kute, menurut dr. Lutfi masih sangat minim bila dibandingkan dengan di RS yang ada di Banda Aceh.

Bila sarana dan prasarana  itu lengkap, sehari 8 sampai 10 pasien dapat kita tangani bahkan bisa lebih. Sebut dr Lutfi.

” Untuk pencuci alat endoscopy sendiri,  sebenarnya ada alat nya sendiri, namun karena kita belum memiliki maka kita masih mencuci secara manual dengan mengunakan air panas “, terangnya.

Untuk itu, dr. Lutfi berharap, pemerintah daerah kedepannya dapat menyediakan fasilitas endoskopi agar dapat lebih maksimal lagi menangani pasien yang diperiksa mengunakan peralatan tersebut.

Dalam kesempatan itu dia juga mengungkapkan, di Kabupaten Bener Meriah hampir 75 persen pasien yang di RSUD ini mengalami penyakit lambung. Untuk itu perlu peralatan yang memadai karena terkadang ada pasien yang lambung atau ususnya yang luka, dengan diperiksa melalui endoscopy kita dapat melihat dengan jelas apa yang dialami pasien-pasien tersebut. Ungkapnya.

Sementara itu direktur RSUD Munyang Kute, dr. Arwin Munawariko, Sp. OG menyampaikan, dengan telah difungsikannya endoscopy masyarakat tidak perlu lagi dirujuk ke RS lain untuk diperiksa.

Lanjutnya, untuk saat ini di RSUD Munyang Kute hanya baru satu dokter spesialis yang dapat mengunakan peralatan tersebut karena telah mendapatkan sertifikat ahli mengunakan alat tersebut, untuk itu untuk tahun depan pihaknya  akan mengirim satu dokter spesialis lagi untuk mengikuti pendidikan khusus mendapatkan sertifikat mengunakan alat endoscopy. Papar dr. Arwin. ( Gona)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!