Sekda:  Muhammadiyah harus Terus Mencerahkan Ummat

0

​BANDA ACEH– Muhammadiyah dengan idealisme dakwahnya, merupakan salah satu ujung tombak bagi pencerahan kepada umat. Di usianya yang telah menginjak 104 tahun, Muhammadiyah diharapkan terus aktif mengembangkan nilai Islam di Aceh, sehingga Aceh tidak hanya sebagai contoh bagi penegakan syariat Islam di Indonesia, tapi juga mampu menunjukkan bahwa Islam adalah rahmat bagi sekalian alam.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Aceh, Drs Dermawan MM, saat membacakan sambutan tertulis Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Soedarmo, pada acara Resepsi Milad ke 104 Tahun Muhammadiyah dan Peresmian Auditorium Universitas Muhammadiyah Convention Center Ahmad Dahlan, di komplek Universitas Muhammadiyah, Sabtu (14/1/2016).

“Dalam sejarah perkembangan organisasi keagamaan di Aceh, Muhammadiyah tercatat sebagai salah satu organisasi Islam tertua yang hadir di daerah ini. Sejak berkembang di Aceh pada tahun 1923, Muhammadiyah terus memperluas pengaruhnya melalui kegiatan dakwah dan pemberdayaan masyarakat. Saya berharap, Muhammadiyah terus mencerahkan ummat dengan dakwah-dakwahnya,” ujar Sekda.

Dermawan menambahkan, salah satu dari sekian banyak karya besar Muhammadiyah di Aceh dapat dilihat dari keberadaan kampus Universitas Muhammadiyah. Saat ini Unmuha tercatat sebagai salah satu perguruan tinggi swasta yang cukup besar di Aceh dengan ribuan alumni yang telah banyak memberi kontribusi bagi pembangunan bangsa.

“Bertepatan dengan Milad ke-104 Muhammadiyah ini, Unmuha mendapat anugerah dengan diresmikannya operasional Gedung Unmuha Convention Center (UCC) Ahmad Dahlan,” sambung Dermawan.

Sekda berharap, keberadaan UCC Ahmad Dahlan akan semakin menggelorakan semangat seluruh jajaran Unmuha dalam berkontribusi mengembangkan pendidikan di Aceh, sehingga Aceh memiliki generasi muda yang tangguh dan siap mengambil alih kepemimpinan di masa depan.

Muhammadiyah Membangun Kesejahteraan Ummat dan Peningkatan SDM.

Dalam kesempatan tersebut, Dermawan juga mengungkapkan, bahwa Muhammadiyah merupakan organisasi Islam yang memiliki perhatian sangat besar bagi penguatan dakwah Islam, pembangunan kesejahteraan sosial, serta peningkatan kualitas bagi generasi muda sebagai sumber daya manusia calon pemimpin bangsa.

“Besarnya perhatian Muhammadiyah terhadap penguatan dakwah Islam, pembangunan kesejahteraan sosial, serta peningkatan kualitas generasi muda dapat kita lihat dari program-program yang dijalankan organisasi ini selama lebih dari satu abad terakhir,” kata Dermawan.

Sekda merincikan, dalam bidang pembangunan sumber daya manusia, Muhammadiyah sangat aktif dalam mendidik anak-anak bangsa melalui lembaga pendidikan yang telah didirikan di berbagai wilayah.

“Saat ini, Muhammadiyah memiliki ribuan lembaga pendidikan yang tersebar di nusantara, mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi. Untuk perguruan tinggi saja, menurut data tahun 2015, Muhammadiyah tercatat mengelola sekitar 177 perguruan tinggi di berbagai wilayah di Indonesia dengan jumlah mencapai 2 juta mahasiswa,” sambung Sekda.

Visioner Berbasis Keislaman

Sebagaimana diketahui, Muhammadiyah juga banyak terlibat dalam program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui progam Micro Finance yang dikembangkannnya, serta program peningkatan kesehatan masyarakat melalui berbagai rumah sakit, serta berbagai ragam aktivitas dakwah yang terus dilakukan tanpa henti.

“Dengan semua program itu, sangat pantas jika Muhammadiyah disebut sebagai organisasi visioner berbasis keislaman, yang mampu menjawab tantangan zaman. Kami percaya, di mana Muhammadiyah berkembang, di situ masyarakatnya akan memiliki semangat, kecerdasan dan solidaritas yang tinggi. Ini pula yang menjadi harapan kami kepada keluarga besar Muhammadiyah.”

Sekda juga menghimbau agar Muhammadiyah terus  menyebarkan tiga sifat dasar sebagaimana dicontohkan Rasullah SAW, yaitu prihatin terhadap penderitaan umat, menginginkan kebaikan umat, dan sangat tinggi belas kasihnya terhadap umat. “Semoga sifat dasar ini menjadi budaya bagi masyarakat kita, sebab ini merupakan fondasi dasar dari banyak program yang dilaksanakan pemerintah Aceh.”

“Dirgahayu Muhammadiyah ke-104! Semoga di usia yang telah melebihi satu abad ini, Muhammadiyah dapat terus meningkatkan kiprahnya dalam berbagai sektor pembangunan di negeri ini, sehingga cita-cita kita mewujudkan Indonesia yang makmur, damai dan sejahtera dapat terwujud. Tetaplah berjuang demi kemajuan Islam dan pembangunan bangsa,” pungkas Sekretaris Daerah Aceh.

Acara juga dirangkai dengan Pidato Milad 104 oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr H Haedar Nashir M Si. Selain itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof DR Muhadjir Effendy, MAP, akan menjadi keynote speaker pada seminar nasional yang mengangkat tema ‘Tantangan Pendidikan Aceh dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean. (REL)

Komentar Anda
SHARE