Dukung Budidaya Tanaman Jahe dan Program Gampang, Bupati Shabela Ajak Warga Menanam

  • Whatsapp
Bupati Shabela Abubakar menunjukan Jahe Emprit di Kampung Gemboyah Linge (Foto/Ist)

KABARGAYO.COM, Takengon: Bupati Aceh Tengah, Drs. Shabela Abubakar didampingi sejumlah Kepala Dinas melakukan kunjungan kerja ke beberapa tempat budidaya tanaman Jahe putih kecil atau Jahe Emprit, di Kampung Gemboyah Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah.

Dalam kunjungannya, Bupati memotivasi para petani untuk terus berupaya melakukan inovasi menghasilkan panen yang berkualitas guna menghindari kegagalan pasca panen.

Read More

Kata Shabela, Jahe tidak hanya bermanfaat sebagai bumbu dapur, namun juga memberikan manfaat bagi kesehatan, terlebih jika dikonsumsi secara rutin dan teratur dapat menjadi sumber anti oksidan, anti peradangan serta dapat meningkatkan imun tubuh.

“Apalagi saat sekarang, mengonsumsi Jahe sangat baik untuk menjaga ketahanan tubuh dalam mencegah tertularnya penyakit khususnya Virus Corona” ujar Shabela.

Untuk itu, Bupati Shabela berharap para petani semakin meningkatkan kualitas dan kuantitas Jahenya, sehingga bisa memenuhi kebutuhan pasar dan bila memungkinkan dijual dalam bentuk barang setengah jadi.

“Akan lebih baik bila Jahenya dipasarkan dalam bentuk barang setengah jadi dan dalam kemasan yang baik, misalnya bubuk Jahe yang dapat digunakan sebagai bahan minuman,” terang Bupati Shabela, Jum’at (07/08/2020) di Linge.

Sementara itu, Jalaluddin (40) salah seorang pemilik lahan budidaya Jahe Emprit menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan budidaya Jahe Emprit sejak 3 (tiga) tahun lalu diatas lahan sekitar setengah hektar.

Mengenai kendala yang dihadapi dalam budidaya Jahe Emprit, harga bibit yang cenderung mahal serta jumlah panen yang masih terbatas.

“Bibitnya sedikit lebih mahal dan agak sulit mendapatkannya. Untuk panen, biasanya bila volume besar atau mencapai lebih dari 5 (lima) ton, pembeli dari Medan akan datang mengambilnya kemari,” katanya.

Disela-sela peninjauan budidaya Jahe Emprit tersebut, rombongan Bupati Aceh Tengah juga berkesempatan menemui Kelompok Tani Musara Ate Kampung Gemboyah yang ditunjuk sebagai mitra Pemerintah untuk mendukung Program Gampang di daerah ini.

Direncanakan, tanaman Jagung Hybrida akan dikembangkan pada lahan-lahan tidur masyarakat yang potensinya kurang lebih ada 60 ha.

“Bila program ini berjalan, artinya target 250 hektar tanaman Jagung untuk mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Aceh Tengah dapat terpenuhi” pungkas Shabela. (ril/KG31)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.

Related posts