DPRK Bener Meriah dan Nyanyian SPPD “Bermasalah”

0

Oleh: Muhammaddinsyah**

Sebagai perwujudan dari suara rakyat Bener Meriah mengomentari dan membahas perilaku Pimpinan dan Anggota DPRK selalu saja menarik, dan kerap kali disertai dengan isu menggelitik juga sarat kepentingan politik.

Seperti pemberitaan baru baru ini oleh salah satu media online (kabargayo.com) diberitakan dalam situs tersebut bahwa SPPD Pimpinan dan Anggota DPRK Bener Meriah Tahun Anggaran 2016 harus dikembalikan kepada Kasda Bener Meriah setelah sebagian dari laporan pertanggung jawaban perjalanan dinas DPRK yang diaudit oleh BPK tidak diterima karena laporan pertanggung jawaban perjalanan dinas tersebut dianggap tidak sesuai.

Sekertaris DPRK Bener Meriah yang mengklarifikasi kebenaran hal itu dalam berita tersebut mengatakan dikembalikanya SPPD Pimpinan dan Anggota DPRK dikarenakan ada temuan BPK yaitu SPPD Ganda dan mengharuskan yang bersangkutan mengembalikan uang tersebut pada Kasda Bener Meriah melalui Bendahara Umum DPRK Bener Meriah.

Sejatinya, pernyataan tersebut masih meninggalkan jejak kecurigaan dihati masyrakat Bener Meriah. Pasalnya, tidak ada keterbukaan informasi tentang SPPD Ganda tersebut, khususnya siapakah Pimpinan dan Anggota DPRK yang SPPDnya bermasalah atau jika perjalanan dinas yang SPPD-nya Bermasalah itu melibatkan seluruh Pimpinan dan Anggota DPRK, kapan dan kemana Tujuan dari perjalanan dinas Tersebut?

Rasa penasaran saya terjawab setelah beberapa hari melakukan pencarian informasi terkait SPPD Ganda ini. Ada beberapa Fakta yang sejatinya harus diketahui oleh seluruh penduduk Bener Meriah perihal SPPD wakil Rakyat ini. Berikut penulis paparkan informasi yang penulis dapat dari beberapa sumber terpercaya.

Sebenarnya Tahun Anggaran 2016 DPRK Bener Meriah mendapatkan Belanja barang dan jasa sebesar Rp 12.482.270.000,00 dan direalisasikan sampai 31 Desember 2016 sebesar Rp 11.300.649.050,00 diantaranya digunakan untuk belanja kegiatan perjalanan dinas pimpinan dan anggota DPRK Bener Meriah sebesar Rp 3.707.283.767,00 perjalanan dinas tersebut digunakan untuk perjalanan dinas daerah dalam kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, dan perjalanan dinas keluar daerah Provinsi Aceh.

Hasil Pemeriksaan dokumen Pertanggung Jawaban belanja perjalanan dinas pimpinan dan anggota DPRK Kabupaten Bener Meriah baik didalam maupun diluar daerah dapat diketahui terjadi pertanggung jawaban belanja perjalanan Ganda selama tahun Anggaran 2016 secara keseluruhan sebesar Rp 70.465.000,00, terdiri atas:
Kelebihan uang makan sebesar Rp 21.165.000,00
Kelebihan uang saku sebesar Rp 15.400.000,00
Kelebihan uang Representasi sebesar Rp 33.900.000,00.

Hasil penelitian lebih jauh dari lembaran pertanggung jawaban tersebut diketahui bahwa:
Pejabat yang melaksanakan perjalanan dinas di dalam kabupaten Bener Meriah sejak berangkat sampai kembali dari tujuan, diketahui bahwa dalam tanggal penugasan masih berada didalam kantor melaksanakan rapat rapat dengan dinas terkait yang didukung oleh bukti tanda tangan pejabat yang melaksanakan tugas.Dalam tanggal yang sama dalam penugasan terdapat dua melaksanakan perjalanan dinas dengan tujuan yang berbeda pada tanggal yang sama. Begitulah Fakta yang saya dapat dari hasil penelusuran tersebut.

Dari penemuan tersebut ada beberapa hal yang menarik untuk kita telusuri lebih lanjut, diantaranya; Apakah pimpinan dan Anggota DPRK Kabupaten Bener Meriah berusaha memalsukan laporan pertanggung jawaban perjalanan dinasnya ? logikanya, sebagai pejabat legislatif kesalahan dalam pembuatan laporan pertanggung jawaban adalah konyol adanya. Namun, sebagai warga Bener Meriah saya mencoba positive thingking atas apa yang terjadi pada SPPD ganda wakil rakyat yang telah dikembalikan ini.

Seharusnya Pimpinan dan Anggota DPRK Bener Meriah memberikan klarifikasi jelas tentang apa yang sesungguhnya terjadi terkait SPPD Ganda. Kendati sudah dikembalikan Rp 70.465.000,00, bukanlah jumlah uang yang sedikit jika diperuntukkan untuk membantu warga miskin atau yang lainya di Bener Meriah.

Kita semua berharap Pimpinan dan Anggota DPRK Bener Meriah tetap konsisten dalam menjalakan tugasnya sebagai wakil rakyat dan memberikan klarifikasi yang jelas perihal SPPD Ganda ini.

Harapan kami, semoga pihak terkait dalam hal ini Ketua DPRK Bener Meriah harus menyampaikan kepada publik tentang bagaimana SPPD ganda ini dapat terjadi, juga memberikan sanksi kepada Pimpinan dan Anggota DPRK yang SPPDnya bermasalah. Agar integritas DPRK sebagai lembaga penyambung lidah rakyat tetap terpercaya.

Penulis adalah Ketua Umum Himpunan Pemuda Mahasiswa Pelajar Bener Meriah (HPBM) Banda Aceh

Komentar Anda
SHARE