Dituding Korupsi, Warga Demo ke DPRK Aceh Tengah, Tuntut Reje Kampung Kuyun di Copot


TAKENGON-Warga desa Kampung Kuyun, Kecamatan Celala, Aceh Tengah, demo ke gedung DPRK Aceh Tengah, menuntut Reje Kampung (Kepala Desa) dicopot dari jabatannya, Senin,(22/8/2016)

“Reje Kampung dan aparaturnya, harus diberhentikan dan dicopot karena telah berkerjasama melakukan korupsi dana dana” kata Koordinator aksi Maulina dalam orasinya.

Warga menuntut Reje Kampung diberhentikan karena, dituding menyelewengkan dana desa. Para pendemo diterima oleh anggota DPRK Aceh Tengah yaitu, Hasbullah, Hamdan, SH, Ilhammudin, S.Hut, Ismail, SE, Ansaruddin Syarifuddin Naidin dan Syirajuddin AB, turut hadir dalam pertemuan ini adalah Camat Celala, Erwin Pratama, S.STp

Perwakilan massa kemudian mengadakan pertemuan dengan anggota DPRK di Ruangan Ketua DPRK Aceh Tengah. “Kami meminta Reje Kampung agar diberhentikan, sebelumnya kami juga telah melapor Reje Kampung Kuyun ke Polres Aceh Tengah ” ujar Yasir Arafat perwakilan massa, seraya menunjukan sejumlah dokumen sebagai bukti tuduhan kalau Reje Kampung Kuyun menyelewengkan dana desa dihadapan anggota dewan.

Ismail SE kepada perwakilan massa menjelaskan bahwa aspirasi mereka telah ditampung oleh DPRK Aceh Tengah. Sementara itu, Sirajuddin AB mengatakan, agar masyarakat tenang “Jika kasus ini telah dilaporkan ke Polres Aceh Tengah, maka mari kita percayakan kepada pihak Kepolisian untuk menindaklanjuti permasalahan ini ” ujar Sirajuddin.

Sementara itu, perwakilan massa meminta agar masalah ini diselesaikan secepatnya, jika tidak selesai maka mereka akan memilih Kepala desa versi mereka sendiri.

Pihak DPRK Aceh Tengah, usai pertemuan berjanji akan mempertanyakan kepada pihak kepolisian karena kasus ini telah ditangani oleh Polres Aceh Tengah, sementara itu massa tetap menuntut agar Reje Kuyun secepatnya dicopot dari jabatannya.(Wien Pengembara)

SHARE