Ditangkap KPK, Bupati Ahmadi Jalani Pemeriksaan 10 Jam di Mapolres Aceh Tengah

Bupati Ahmadi di tangkap KPK, usai menjalani pemeriksaan di Mapolres Aceh Tengah selama 10 jam, Selasa, (03/07/2018) (photo: rri.co.id)

TAKENGON: Usai menjalani pemeriksaan selama 10 jam, oleh KPK, Bupati Bener Meriah, Ahmadi di Mapolres Aceh Tengah, kemudian dibawa keluar Mapolres Aceh Tengah sekitar pukul 04.35 Wib, Rabu (4/7/2018).

Orang nomor satu di Bener Meriah ini, dibawa menggunakan mobil Avanza warna putih BK 155 UC, diiringi dengan mobil dinas miliknya Land Cruiser Prado hitam. Ahmadi terlihat mengenakan kaos lengan panjang dan sangkutan sarung dileher serta diapit oleh petugas KPK, ia tidak memberi komentar apapun kepada awak media. Tim KPK juga tidak memberikan komentar apa-apa, saat ditanya wartawan Bupati muda ini hendak dibawa kemana.

Belum diketahui pasti kemana Bupati Ahmadi itu akan dibawa. Namun mobil yang mengangkutnya itu, menuju kearah Bener Meriah.

Hingga berita ini diterbitkan, Kabargayo belum berhasil memperoleh informasi pasti kasus apa yang menjerat Ahmadi hingga ia ditangkap KPK.

Sebelumnya, juru bicara KPK Febri Diansyah, kepada wartawan mengatakan sejak sore hingga malam (03/07/2018) KPK melakukan penindakan di Aceh.

Jelas Febri, sedikitnya ada 10 orang yang diamankan, dua merupakan kepala daerah serta sejumlah pihak non Pegawai Negeri Sipil (PNS). Diantaranya adalah Bupati Bener Meriah, Ahmadi dan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf.

” 10 orang, yang terdiri dari 2 kepala daerah dan sejumlah pihak non PNS,” katanya Febri, Selasa malam.

Dasar penindakan tersebut, kata Febri, karena diduga terjadi transaksi.“Diduga sebelumnya telah terjadi transaksi yang melibatkan penyelenggara negara di tingkat Provinsi dan salah satu kabupaten di Aceh,” sebut Jubir KPK itu seperti dikutip wartawan.

Jubir KPK itu juga mengatakan. “Sejumlah uang ratusan juta rupiah diamankan. Diduga merupakan bagian dari realisasi komitmen fee sebelumnya,” katanya.

Saat ditangkap KPK, dikawasan Paya Tumpi, sekira pukul 17.30 Wib. KPK juga sempat mengamankan Usman Yakop, salah seorang anggota DPR Bener Meriah. Namun setelah pemeriksaan, Usman Yakop dipersilahkan pulang.(Wien Pengembara)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!