Diskusi Ilmiah tentang Arah Pengembangan Ekonomi Aceh Digelar di Bener Meriah

REDELONG: Diskusi Ilmiah tentang arah pengembangan ekonomi Aceh yang dirangkai dengan rapat persiapan Konreg Ranwal RPJMN 2020-2024 digelar di Bener Meriah, kegiatan ini berlangsung di aula Setdakab Bener Meriah, Jum’at, 9/8/2019.

Acara ini dihadiri oleh Plt. Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah, MT, Asisten Deputi Kawasan Strategis dan Khusus Kemenko PMK RI, Puslit Kopi dan Kakao Jember, Mantan Dirut PTPN IV Jambi dan Sumbar, Direktur Pengembangan Wilayah dan Kawasan Bappenas,   Prof. Iwan Jaya Aziz ( Cornell University, USA) Kepala Bapeda Aceh, Bupati dari empat Kabupaten, Bener meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues dan Aceh Tenggara,  para pakar serta para Akademisi dan para pihak terkait.

Salah satu agenda kegiatan ini adalah menindaklanjuti rapat koordinasi kawasan strategis nasional Dataran Tinggi Gayo Alas (KSN DTGA) pada 16 Juli 2016 lalu di Blangkejeren, Gayo Lues.

Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi mengucapkan, Selamat datang di Daerah Kabupaten Bener Meriah yang memiliki Kopi bercita rasa kelas dunia, kepada seluruh Tamu undangan yang hadir dalam Diskusi Ilmiah ini.

Diskusi itu kata Sarkawi akan dibahas arah pengembangan regional Dataran Tinggi Gayo Alas melalui agrowisata kopi Gayo, sehingga dapat menjadi nilai tambah dalam pengembangan Kawasan Tanoh Gayo kedepannya, sambung Bupati.

Sarkawi juga dalam kesempatan itu memaparkan, sesuai dengan tujuan pembangunan, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah berupaya terus menerus untuk mengembangkan wilayah yang berbasis ekonomi kerakyatan. Potensi wilayah tengah khususnya Bener Meriah adalah Kopi, 100% pekebunan Kopi di Bener Meriah adalah milik masyarakat dan merupakan komoditi primodana bagi Bener Meriah.

Agrowisata Kopi Gayo di Wilayah Tengah khususnya Bener Meriah ujar Sarkawi terus berkembang, walaupun sistem pengelolaanya masih boleh dikatakan lemah, juga sistem pemasaran dan promosi Agrowisata Kopi Gayo masih dirasa kurang optimal, dengan adanya Diskusi seperti ini semua permasalahan itu diharapkan bisa kita atasi bersama.

“Kami disini juga memerlukan saran untuk merumuskan strategi dan program pengembangan yang dapat dilakukan untuk pengembangan Agrowisata Kopi Gayo, sehingga kami mampu untuk bersaing di masa yang akan datang”, pinta Bupati.

“Dengan Diskusi Ilmiah ini kami berharap, agar acara ini bisa mengangkat kepariwisataan melalui pemberdayaan berbagai sumber daya wisata di daerah kami , untuk membangun kawasan Agrowisata Kopi Gayo sampai ke kampung-kampung”, pungkas Bupati.(REL)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!