Direktur PDAM Tirta Bengi Bener Meriah di PHK, Tgk. Daud: Salah Saya Apa?

  • Whatsapp
Direktur PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Tgk. Muhammad Daud Albar, SH (Photo/Arinos)

Kabargayo.com, Redelong; Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bengi Bener Meriah Tgk.Muhammad Daud Albar,SH resmi diberhentikan secara hormat oleh Bupati Abuya Sarkawi. Dalam pemberhentian itu Daud sebelumnya mengaku tidak pernah menerima pemberitahuan apapun dari Bupati.

Surat Keputusan Bupati Bener Meriah Nomor: 188.45/260/SK/2020 tertanggal 6 Mei 2020 itu ia terima diruang kerjanya pada pukul 14.00 Wib, pada prinsipnya ia terkejut. Sedangkan masa akhir kerjanya masih tersisa satu tahun lebih terhitung 06 September 2017 hingga 06 September 2021 mendatang.

Read More

“Bukan saya tidak terima atas keputusan Bupati, namun tanpa ada surat teguran dan pemberitahuan apapun saya langsung diberhentikan,” kata Tgk M.Daud kepada Media ini, Jum’at (08/05/2020) di Redelong.

Salah satu alasan tidak puas atas keputusan Abuya itu kata Daud, ia kini memiliki tanggungan pembayaran angsuran di Bank Aceh Syari’ah dan harus membayar hutang ke PDAM Tirta Bengi sebanyak Rp.2 juta perbulan. Ketika penghasilannya diputus Bupati dengan apa ia meneruskan pembayaran itu.

 “Jaminannya waktu itu adalah SK pengangkatan saya sebagai Direktur dan sertifikat kebun, jika sumber penghasilan saya dieksekusi sebelum waktunya otomatis semua pembayaran ini tersendat, semua angsuran itu akan lunas jika jabatan saya usai pada September 2021 mendatang,” keluh Daud berharap Abuya mendengarkan.

Terakhir Daud hanya menerima surat dari Sarkawi yaitu surat intruksi tentang tindak lanjut penilaian Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) untuk menambah jaringan, menertibkan karyawan, memutuskan pemasangan PDAM Ilegal dan semua itu kata dia telah dilaksanakan.

Tgk. M Daud termasuk salah seorang yang ikut “berjuang” dalam tim pemenangan Ahmadi-Sarkawi pada masa Pilkada beberapa waktu yang lalu. Bahkan ketika resmi menjabat Abuya sempat berujar bahwa ia merupakan orang yang pandai berterimakasih.

“Apakah ini bentuk ucapan terimakasih itu, di PHK sebelum habis masa jabatan, saya berharap ada gaji, ada THR untuk menghidupi keluarga, namun diputus oleh Abuya, jika alasannya saya menggelapkan anggaran dan berbuat tak senonoh saya terima, ini tidak ada informasi apapun,” kata Daud.

“Saya bukan tidak diterima di PHK, hanya tidak merasa puas atas keputusan yang diambil oleh Bupati Bener Meriah, kami sudah bekerja jungkir balik untuk memajukan PDAM Tirta Bengi, banyak citra positif hingga grafik kepuasan masyarakat terhadap PDAM Meningkat tajam dibandingkan sebelumnya,” timpal Tgk Daud menyebut grafik PDAM Bener Meriah kini berada diurutan kedelapan (Zona hijau-red).

Ia menceritakan apa yang telah ia lalui selama di PDAM Tirta Bengi, kerja keras memutus pemasangan ilegal, data membengkak namun tak memiliki nomor PDAM. “Dimasa kami ini telah diselesaikan sehingga masuk sebagai pendapatan PDAM dan kini pelanggan berkisar 5000 orang. Perusahaan ini sebelumnya sempat pailit karena karyawan sempat tak digaji selama satu tahun dan kini gaji lancar, bahkan pendapatan karyawan kini semakin meningkat,” terang Daud.

Untuk diketahui, Direktur PDAM Tirta Bengi Bener Meriah periode 2020-2024 yang diangkat oleh Bupati Bener Meriah adalah Salman.

Hingga berita ini diturunkan Bupati Bener Meriah Abuya Sarkawi belum menjawab pertanyaan Wartawan. (Kar)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.

Related posts