Dinas Pendidikan Bener Meriah Gelar Pesantren Kilat

REDELONG : Dalam upaya meningkatkan ilmu pengetahuan bidang keagamaan pada Bulan suci Ramadhan tahun 1440 H, Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah akan laksanakan kegiatan pesantren kilat bagi pelajar tingkat Sekolah Dasar ( SD ) dan pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama ( SMP ).

Kegiatan pesantren kilat tersebut, direncanakan akan dilaksanakan pada minggu ke dua di bulan Ramadhan ini, dan akan berlangsung selama dua Minggu. Kata Kepala Dinas Pendidikan Bener Meriah Drs. Rayendra saat dikonfirmasi Selasa ( 7/5/2019 ) diruang kerjanya.

Menurut Rayendra, terkait materi dalam kegiatan pelaksanaan pesantren kilat itu, untuk SD akan diarahkan mempelajari tentang penyempurnaan pelaksanaan sholat. Sedangkan untuk SMP materinya kita akan tekankan perihal pelaksanaan fardhu kifayah.

” Untuk tingkat SMP kenapa kita mengambil materi syar’i tentang fardhu kifayah. Disamping agar mereka tahu bagaimana tata cara memandikan jenazah, termasuk do’a sakaratul maut, mengkhafankan mayit, mensholatkan, dan menguburkan jenazah. Juga agar para pelajar tersebut mengetahui tentang kematian sejak dini “sebutnya.

” Pertimbangan lainnya, fardhu kifayah itu telah menjadi kebutuhan, dan menjadi keluhan para orang tua dan masyarakat, karena masih banyak yang tidak paham dengan pelaksanaan fardhu kifayah “, ungkap Rayendra.

Dan begitu juga dengan SD, agar mereka mempelajari bukan hanya tentang tata cara sholat, namun kita meminta kepada mentor atau narasumber agar memberikan pemahaman para pelajar bahwa sholat itu adalah merupakan kebutuhan manusia untuk lebih dekat dan beriman kepada Allah SWT. Terang Kadis pendidikan itu.

Bahkan menurut Rayendra, untuk sekolah tingkat SMP, pada tahun ajaran baru nanti, materi tersebut akan diperlombakan. Untuk itu setiap sekolah akan dibentuk tim perlombaan tentang fardhu kifayah.

Harapan, melalui kegiatan seperti ini sesuai dengan penekanan program prioritas pendidikan, yang pertama untuk pengutan karakter peserta pedidik , yang kedua penekanan peningkatan kapasitas guru dan yang ketiga ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan, serta keempat memperkuat budaya dalam artian budaya kemitraan antara guru dengan orang tua wali murid, dan itu yang merupakan penekanan paling utamanya. Jelas Rayendra.

Rayendra juga mengatakan, pihaknya sangat optimis sebanyak 600 orang pelajar SMP akan paham dengan fardhu kifayah.

” Karena setiap sekolah SMP akan dibentuk tim perlombaan fardhu kifayah minimal 15 orang dan maksimal 20 orang, kalau 40 sekolah saja di kali 15 orang maka sebanyak 600 orang akan paham fardhu kifayah itu “sebutnya

” Apalagi pada kegiatan pasentren kilat ini, kan setiap murid diharapkan mengikutinya bisa jadi lebih dari 600 yang akan paham hal itu “, ulas Kadis Pendidikan Bener Meriah itu.

Tambah Rayendra, selama kegiatan ini berlangsung, dinas Pendidikan Bener Meriah akan membentuk tim monitoring, agar kegiatan ini menjadi semakin efektif.

” Tim monitoring itu sendiri adalah masing-masing kepala sekolah yang akan di loker , dan itu akan menjadi sebuah kompetisi antar sekolah “, ujar Rayendra. ( Gona )

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!