Diminati, MIN  1 Bener Meriah Kekurangan Ruang  Kelas

Oleh: Humaini S.Pd.I*

REDELONG: Menengok MIN 1 Bener Meriah terletak di Pusat kota Kabupaten Bener Meriah yang saat ini jumlah siswa sebanyak 731 (Tujuh Ratus Tiga Puluh Satu) Siswa dan memiliki 11 (sebelas) lokal yang di bangun di atas tanah seluas ± 50 M², ke sebelas lokal tersebut dipergunakan dua ruangan untuk ruangan guru dan sembilan ruangan untuk ruangan belajar.

Jika dilihat dari keadaan dan situasi saat ini, minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di MIN 1 Bener Meriah ini semakin meningkat, hal ini dapat dilihat dari penomena yang terjadi pada saat penerimaan murid baru, banyak dari wali murid yang meminta anaknya untuk diterima menjadi peserta didik di MIN 1 Bener Meriah, pernyataan dari salah satu wali murid yang enggan menyebut namanya meskipun mereka telah melihat keadaan lokasi yang sempit dan jumlah ruangan yang berkekurangan.

Keadaan dan situasi dilapangan pada saat ini sangat pemprihatinkan karena jumlah peserta didik yang ada tidak seimbang dengan luas lingkungan sekolah yang berukuran sangat sempit dan jumlah kelasl yang berkekurangan akan menimbulkan berbagai permasalahan diantaranya : Siswa dalam satu rombel ( rombongan belajar ) sebanyak 45 (empat puluh lima) siswa dan Siswa harus membagi waktu belajarnya menjadi dua rombongan belajar, yakni masuk pagi dan masuk siang;

Sementara menurut undang undang Pendidikan Nasional Nomor:20 Tahun 2003 tentang Pendidikan Nasional seharusnya dalam satu rombel  hanya 28 – 30 siswa.

Kepala MIN 1 Bener Meriah Bapak Ahmad Yani, S.Pd.I menjelaskan bahwa sebelumnya MIN 1 Bener Meriah ini terdiri dari dua lokasi yaitu gedung yang sekarang ini dan yang satu lagi di depan Masjid Babussalam Simpang Tiga namun setelah  MIN 1 Bener Meriah  di bongkar oleh Panitia Pembangunan Masjid Babussalam pada bulan agustus 2016 terpaksa seluruh kegiatan belajar mengajar dikumpulkan di lokasi yang sekarang ini,

Jika keadaan ini terus berlanjut pihak sekolah akan merasa kesulitan dalam melaksanakan proses belajar mengajar .Coba saja kita bayangkan jika di dalam satu rombel ada 40-50 siswa yang harus di ajar, maka berapa waktu yang akan dibutuhkan untuk mendapat hasil yang optimal, tentunya harus menambah jumlah rombel untuk mengatasi masalah . Apabila tetap dipaksakan kualitas pendidikan dikhawatirkan akan menurun.

Semestinya apabila pemerintah daerah dan pihak Kementerian Agama serta seluruh masyarakat   memperhatikan kondisi ini, mereka akan menggantikan lokasi MIN 1 Bener Meriah yang ada sekarang ini dengan lokasi yang lebih luas, mengingat  hal ini adalah permasalahan yang sangat perlu diberikan solusi yang tepat agar proses belajar mengajar dapat terlaksana dengan optimal

Sebelum masalah yang tidak diinginkan terjadi dan untuk menghindari merosotnya pendidikan ditingkat dasar (khususnya di MIN 1 Bener Meriah), kami pihak sekolah berharap agar perluasan sekolah segera terselesaikan

*Penulis adalah  guru MIN I Bener Meriah

Komentar Anda
SHARE