Demi Keamanan Facebook Sarankan Pengguna Instagram Ganti Sandi

JAKARTA: Facebook sebutkan  telah meninggalkan jutaan kata sandi Instagram dalam format yang dapat dibaca. Dilansir dari dilansir laman phonearena awalnya hanya puluhan ribu pengguna Instagram saja yang terkena.

Facebook menjelaskan biasanya sistem loginnya dirancang menutupi kata sandi menggunakan teknik sehingga tidak dapat dibaca. Dalam investigasinya, Facebook menunjukkan bahwa tidak ada orang dari dalam atau luar perusahaan yang mengakses kata sandi ini. Facebook memperbarui posting blog aslinya setelah satu bulan meningkatkan jumlah kata sandi yang terpengaruh.

“Sejalan dengan praktik terbaik keamanan, Facebook menutupi kata sandi orang ketika mereka membuat akun sehingga tidak ada orang di perusahaan yang dapat melihatnya,” kata juru bicara Facebook, seperti dikutip laman techcrunch.

Bukan itu saja,  Facebook juga menggunakan kunci kriptografi sehingga memungkinkan Facebook mengganti kata sandi yang tidak dapat dikembalikan dengan serangkaian karakter acak.

“Dengan teknik ini, kami dapat memvalidasi bahwa seseorang masuk dengan kata sandi yang benar tanpa harus menyimpan kata sandi dalam teks biasa,” lanjut Facebook.

Bulan lalu, raksasa perusahaan media sosial ini telah mengakui menyimpan ratusan juta kata sandi dalam teks biasa sejak 2012. QAAArtinya diperkirakan 200 juta hingga 600 juta akun memiliki kata sandi yang terekspos kepada sebanyak 20.000 karyawan Facebook saat itu.

Sebagaimana diketahui pada 2012 lalu,  Facebook membeli Instagram sekitar US$1 miliar. Facebook menyarankan kepada pengguna Facebook Instagram atau WhatsApp untuk menggunakan  otentikasi dua faktor saat masuk. Selain memasukkan kata sandi, kode akan dikirimkan ke ponsel cerdas pengguna yang dibutuhkan untuk login yang berhasil.(DSB)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!