Delapan Pengusaha Cafe Terima Bantuan Alat Pengolahan Kopi di Bener Meriah

REDELONG : Sejumlah 8 pengusaha cafe kopi di Kabupaten Bener Meriah terima bantuan alat pengolahan kopi, yang diserahkan langsung oleh Pelaksana tugas ( Plt) Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi yang didampingi Kepala Dinas Perdagangan Bener Meriah Miharbi, S. Sos. Senin ( 11/3/2019 ) di Kantor Dinas Perdagangan setempat.

Dalam sambutanya Plt Bupati Bener Meriah Tgk. Sarkawi menyampaikan, bantuan ini sudah lama direncanakan dan diagendakan untuk segera disalurkan kepada penerima mamfaat, Alhamdulillah baru sekarang dapat terealisasi. Kata Abuya Sarkawi.

Abuya menambahkan, mungkin bantuan kali ini adalah paket yang paling lengkap diberikan kepada setiap penerima, dimana masing-masing merima penetima mamfaat mendapatkan 1 set alat pengolah kopi yang terdiri dari mesin rosting, grinder, dan sealer. Ujar Plt Bupati Bener Meriah itu.

Abuya berharap, dengan bantuan yang diberikan tersebut, semua penerima diharapkan bisa mengembangkan usahannya lebih jauh, serta mendorong para pengusaha cafe berkembang lebih cepat. Pinta Tgk. Sarkawi.

Dalam kesrmpatan itu, Abuya mengatakan, selama ini kita focus menjual biji keluar, kita berharap nilai tambah lebih tinggi, maka kita mengolah di daerah kita sendiri, dan jangan dikirim keluar sepenuhnya.

“Demikian dengan barista, kita akan melakukan kerjasama dengan pihak BRI untuk melatih barista-barista agar lebih handal, untuk mengisi dalam lokal, bahkan dikirim keluar, sehingga pemuda-pemuda kita tidak hanya berpikiran kalau kerja hanya menjadi Pegawai negeri saja. Pungkas Tgk. H. Sarkawi.

Untuk tahun 2019, tambah Tgk. Sarkawi setiap desa wajib mengalokasikan dana desa sebanyak 20 juta bagi karang taruna untuk industri kreatif.

” Dengan anggaran 20 juta itu, itu kita harapkan untuk melatih 5 orang jangan terlalu dipaksa-paksa agar pelatihan yang dijalani siapapun nantinya dipercayakan masing-masing kampung dapat semaksimal mungkin menambah pengetahuanya “, ujar Abuya Sarkawi.

Sementara itu, Miharbi, S. Sos Kepala Dinas Perdagangan Bener Meriah menyampaikan, ini adalah merupakan peralatan hibah dari Provinsi kepada Kabupaten Bener Meriah adalah berdasarakan usulan pada tahun 2018 yang lalu.

Menurutnya, setiap penerima sebelumnya mengajukan proposal terlebih dahulu kemudian tim melakukan survei apakah penerima mamfaat ini layak menerima bantuan tersebut. Kata Miharbi.

Miharbi menegaskan, alat tersebut adalah merupakan sistem pinjam pakai dengan penerima mamfaat, kemudian nantinya setiap penerima wajib menyetorkan PAD. Tegas Miharbi.

Ketika disingung terkait Dinas Perdagangan sediri menerima satu set bantuan alat pengolahan kopi tersebut, Miharbi menjelaskan, dengan adanya alat tersebut di dinas ini nantinya setiap tamu dari luar daerah yang datang kita bisa menyediakan bubuk atau juga bisa untuk percobaan. Tuturnya.

Adapun penerima manfaat bantuan alat pengolahan kopi seperti, mesin rosting, grinder, dan sealer adalh: M. Jalil, UD. Mayako, alamat Kampung Pondok Gajah, Kecamatan Bandar, M. Yusuf Gayo, KSU. Meriah Jaya (Teman Kopi) alamat Kampung Purwosari, Kecamatan Bandar, Ahdhar Fauzi, Aza coffe, alamat Kampung Reje Guru, Kecamatan Bukit.

Selanjutnya, Salpani, UD. Serinen, alamat Kampung Tawar Bengi, Kecamatan Permata, Sadikin, Seladang Café, alamat Kampung Jamur Ujung, Kecamatan Wih Pesam, Darul Aman, nama usaha Kenred café, alamat Kampung Uring, Kecamatan Bukit dan 7, Nurcahyono, Cahaya Gayo Café. Alamat Kampung Mulia 1, Kecamatan Bukit, serta Dinas Perdagangan. (Gona)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!