Dayah Terpadu New Tradisional As-Sirajy Gelar Penyerahan Murid ku Guru

  • Whatsapp
Wali Santri saat menyerahkan anaknya kepada pengurus Dayah As-sirajy (Photo/Kabargayo)

Kabargayo.com, Takengon: Dayah terpadu New Tradisoonal Syaikh Abdurrauf Wasyaikhul Jamal yang terletak di Dusun Lelabu, Kampung Mendale, Kecamatan Kebayakan Aceh Tengah gelar ritual adat prosesi penyerahan murid ku tengku guru.

Direktur Dayah Dr Johansyah mengatakan, prosesi itu sengaja digelar untuk menjalin keakraban bersama para wali santri sekaligus dengan seluruh  pengurus Dayah.

Read More

Kata dia, Pesantren itu baru perdana membuka pendaftran di tahun ajaran baru, terdaftar sebanyak 12 santri baru yang akan meninmba ilmu dilokasi pinggiran Danau Lut Tawar itu.

“Tahun ini jumlah santri perdana sebanyak 12 orang, itupun belum ada santriwati, namun kami telah menyiapkan tempat dan masih menampung untuk menyelenggarakan pendidikan bagi Santriwati yang ingin mondok,” kata Johansyah, Senin 09/08/2021.

Menurut Johansyah, Dayah As-sirajy merupakan gagasan yang dimunculkan oleh pendiri yayasan Ramdanu Martis, lalu beberapa orang dipanggil untuk berdiskusi merumuskan bentuk konsep yang akan dikembangkan pada pesantren tersebut.

Dalam rumusan itu ditetapkan beberapa hal yang berkaitan dengan visi dan misi serta orientasi dan tujuan dayah kedepanya.

Memadukan secara kelembagaan antara pendidikan formal dan informal, didalamnya ada SMP dan Dayah. “Memadukan pola dayah tradisional seperti kitab kuning dengan dayah moderen,” kata Johan.

Disamping menyahuti kebutuhan lembaga pendidikan moderen termasuk Tahfidz, namun kata Johansyah, Tahfidz bukanlah program unggulan, melainkan program wajib.

“Nilai kearifan lokal terus kita pupuk, selain para santri harus danggup menghadapi era global saat ini namun tidak melupakan adat istiadatnya,” katanya.

Ketua Yayasan Ramdanu Martis saat menyampaikan nasehat kepada belasan santri dan wali santri (Photo/Kabargayo)

Dayah tersebut juga mengangkat tentang kewirausahaan, program itu akan dikembangkan di dayah tersebut, bahkan mendapat apresiasi dari Ketua Baitul Mall Aceh Tengah Ridwan Qari.

“Baitul Mall siap membantu untuk belanja anak-anan yang masuk dalam kategori miskin, kita telah jalin kerjasama,” kata Ketua Yayasan Ramdanu Martis.

Hadir dalam kegiatan itu Ketua Majelis Adat Gayo Aceh Tengah Banta Cut Aspala, Ketua Yayasan Ramdanu Martis, penasehat yayasan Karimansyah (mantan Sekda Aceh Tengah), Direktur Johansyah, Wakil Direktur Joni, para Santri dan para wali santri beserta para Ustadz. (KG31)

Related posts