Daud Kembali Jadi Direktur PDAM Takengon

TAKENGON : Kepemimpinan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Aceh Tengah kembali dipimpin oleh Daud, SE. Setelah dalam “kompetensi” berhasil menyingkirkan beberapa rivalnya dalam “Adu kekuatan” dalam hal penguasaan permasalahan air di Takengon.
Menurut Daud, menyingkirkan tiga orang calon direktur PDAM, setelah menjalani beberapa tahapan dihadapan para pemateri. “Saya memang paling senior dalam masalah air di Aceh Tengah. Dan untuk urusan air kami menyiapakan waktu 24 jam,” terang Daud.

Tiga bulan meja direktur di tinggalkan Daud karena harus menjalani persiapan tes, selama itu pula ditemukan ratusan kebocoran pipa air di pusat Kota Takengon. “Kami juga tidak tahu bisa mencapai seratusan kebocoran pipa air selama tiga bulan,” terang Daud. (28/11/2017).

Daud sangat optimis masalah air di daerah berpenghasil kopi ini bisa selesai dengan baik, kalau semua pihak turut mendukung semua program kedepan. Selama ini terang Daud bila ada masalah air di tengah-tengah masyarakat selalu ditangani cepat oleh para petugas.

“Petugas kita stanbay selama 24 jam untuk melayani masyarakat bila mengeluhkan masalah air. Masyarakat menjadi yang utama dalam penanganan air,” lanjut Daud yang selam ini mengunakan moto “kerja, kerja, kerja”.

Daud dilantik tanggal (20/11/2017) lalu oleh wakil bupati setempat, mengatakan masa baktinya menangani PDAM sampai 2021. “Saya akan berbakti untuk Aceh Tengah selanjutnya sampai 2021,” tutup Daud.(Putra Gayo)

Komentar Anda
SHARE