Danrem Lilawangsa: TNI Bukan Ambil Alih Tugas Pertanian

TAKENGON-Ketahanan pangan telah menunjukan progress yang sangat memuaskan. Hal tersebut diungkapkan oleh Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Dedy Agus Purwanto dalam sesi pertemuan dengan unsur Forkopimda 4 Kabupaten Dataran Tingi Gayo, Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues dan Aceh Tenggara di Takengon, Rabu (20/04/2016).

“Kalau dulu satu hektar sawah hanya mampu menghasilkan 4 sampai 6 ton padi, sekarang sudah mencapai 7 hingga 8 bahkan 9 Ton perhektar,” katanya

“TNI punya tugas selain perang, satu diantaranya membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Dedy.
Ia mengharapkan upaya meningkatkan produktivitas pertanian dapat terus berlanjut.” Sama-sama kita dorong, karena kehidupan kita disitu,” demikian Dedy.

Ia menegaskan kampanye ketahanan pangan yang melibatkan TNI bukan untuk mengambil alih tugas-tugas penyuluh pertanian, sebaliknya membantu untuk meningkatkan produksi pertanian.Dedy mengharapkan upaya meningkatkan produktivitas pertanian dapat terus berlanjut.

 

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!