Cari Solusi Masalah Sampah di Aceh Tengah

0

image

‪Untuk menuntaskan polemik yang menjadi permasalah bersama ini, Bupati Aceh Tengah, Ir. H. Nasaruddin, MM mengundang elemen sipil untuk duduk bersama memusyawarahkan penangannya, Sabtu (30/4/2016) gedung Oproom Setdakab Aceh Tengah.

Permasalahan ini berujung penolakan masuknya truk pengangkut sampah yang memobilasasi sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Uwer Tetemi, Kecamatan Silihnara, Aceh Tengah.

Saat membuka acara, Nasaruddin menjelaskan  bahwa TPA Uwer Tetemi telah memenuhi syarat dan telah dilakukan uji kelayakan “Pemda Aceh selalu melakukan evaluasi terhadap permasalahan ini dan cepat merespon permasalahan yang mungkin timbul dari penanganan sampah ini, kita berharap dengan pertemuan ini didapatkan solusi terkait permasalahan sampah”kata Bupati.

Hadir dalam forum tersebut, Dandim Aceh Tengah Letkol Arm Ferry Ismail S.Sos, Kapolres Aceh Tengah, AKBP Dodi Rahmawan S,IK, Kajari Takengon
Zazuli SH. Ketua DPRK Aceh Tengah, Muchsin Hasan, dan dihadiri oleh sejumlah elemen organisasi di Aceh Tengah.

Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Bupati Bupati Aceh Tengah mendapatkan tiga kesimpulan, yaitu  TPA Uwer Tetemi akan langsung ditinjau begitu juga dengan rumah penduduk yang menjadi dampak dengan TPA tersebut.

Kedua sambil peninjauan langsung TPA Uwer Tetemi, alternatif lain pembuangan sampah sementara ke Uyem Ratus di Kecamatan Bintang, sebelumnya akan dilakukan dulu pendekatan dan pencerahan kepada masyarakat setempat agar tidak muncul permasalahan baru.

Ketiga, dengan berkembangnya wilayah Kabupaten Aceh Tengah, 1 TPA sampah dinilai tidak cukup. Butuh pembuatan TPA lainnya. Namun, harus memerhatikan aspek teknis dan hukumnya.

Nasaruddin menjelaskan kesepakatan itu hanya bersifat jangka pendek, karena penanganan sampah mengingat penanganan sampah di Aceh Tengah harus segera diatasi.

“Saat ini, Kota Takengon masih dalam tahap proses penilaian Adipura. Kita berharap permasalahan sampah saat ini tidak mempengaruhi penilaian tersebut. Karena permasalah ini hanya permasalahan teknis saja,” ujar Nasaruddin.

“Kita akan berusaha terus berkomunikasi dengan masyarakat setempat, agar masalah ini segera selesai”kata Nasaruddin seraya menambahkan ia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak berhenti menggalakkan gerakan kebersihan di Aceh Tengah.

Komentar Anda
SHARE