Camat PRG: Rumah Mayni Direhab dari Dana Desa Usai Idul Fitri Tahun ini

REDELONG: Setelah sempat viral, dengan kondisi yang memprihatinkan, rumah Mayni akhirnya akan direhab bersama dengan rumah Ngadimin yang bersebelahan. Hal tersebut disampaikan oleh Camat Pintu Rime Gayo Samusi Purnawira Dade, kepada Kabargayo Sabtu (11/5/2019).

Baca: Potret Pilu “Gubuk Derita” Mayni Berlantai Tanah, Nyaris Rubuh

“Setelah kita melakukan kunjungan ke rumah Anwar (rumah Mayni) dan ke Rumah Ngadimin, bersama Bedel Kampung Blang Rakal pada 10 Mei dan menanyakan perihal rumah mereka, Insya Allah kedua rumah tersebut akan direhab dari dana desa kampung Blang Rakal di tahun 2019 ini” terang Camat yang akrab disapa Dade ini.

Perehaban kedua rumah yang tak layak huni tersebut akan langsung dilakukan oleh Kampung Blang Rakal dengan pagu sesuai aturan dana desa yang direncanakan akan dilakukan usai lebaran Idul Fitri tahun ini.

“Nantinya akan dibuat RAB dulu dan akan diberikan ke tukang, kita juga sudah memberikan penjelasan kepada Pak Anwar dan Pak Ngadimin”ujar Dade.

Sebelumnya, Dade selaku Camat Pintu Rime Gayo menanyakan kepada Anwar dan Ngadimin perihal keadaan rumah mereka yang tidak layak. Oleh istri Ngadimin mengatakan bahwa sebenarnya tahun 2018 yang lalu mereka akan mendapatkan bantuan rehap rumah dari dana desa, namun mereka menolak karena adanya perkataan dari aparatur kampung, bahwa apabila mereka telah menerima rehap rumah maka tidak akan dapat lagi bantuan apapun. Inilah yang menyebabkan mereka bertahan. Hal tersebut juga dibenarkan oleh Anwar.

Atas keterangan tersebut maka Dade mencoba memastikan kebenarannya kepada Hasan Basri selaku bedel Kampung Blang Rakal saat ini. Hal tersebutnya hanyalah miss komunikasi dan tidak benar adanya apabila mereka tidak akan mendapat bantuan apapun apabila telah menerima bantuan rehap rumah.

” Kita telah memberika penjelasan dan pengertian bahwa sekalipun sudah mendapatkan bantuan rehab rumah nantinya juga akan tetap mendapat bantuan lainnya seperti Ranstra, PKH dan lainnya tidak akan dihapus, karena mereka memang layak mendapatkannya”ujar Dade. (Arsadi Laksamana)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!