Buku Emun Bakal Segera Launching di Bener Meriah

Buku Karya Ansar Salihin, mahasiswa yang telah menyelesaikan kuliahnya di kampus Institute Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang Tahun 2019 ini.

REDELONG: Buku Karya Pemuda asal Kampung Kepies, Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah akan dicanangkan Launching pada Agustus 2019 ini.

“Rencana awal kan diwacanakan pada hari Kamis nanti, 15 Agustus. Namun karena pembicara narasumbernya tidak bersedia pada tanggal tersebut hingga akhirnya diundur untuk sementara waktu,” kata Anshar yang sedang berdiskusi dengan Ketua The Gayo Institute Kabupaten Bener Meriah, Marhamah.

Ansar Salihin merupakan salah satu mahasiswa yang telah menyelesaikan kuliahnya di kampus Institute Seni  Indonesia (ISI) Padang Panjang Tahun 2019 ini.

Dalam penulisan buku ini kata pria kelahiran Buntul Kepies, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, 11 Juni 1991 ini, buku tersebut diselesaikan dalam kurun waktu enam tahun dalam tiga periode. Periode pertama merupakan proses belajar, Periode kedua proses mencari jati diri dan periode ketiga eksplorasi.

“Ini merupakan awal untuk membuat buku, doakan saja semoga kedepannya akan dapat melahirkan karya baru selain dari karya Emun ini,” tandasnya.

Tidak hanya itu, judul awal dari buku Emun sendiri awalnya bernama Awan Berselimut Kabut. Akan tetapi karena terlalu panjang sehingga akhirnya ia melakukan pencarian judul lain hingga dua tahun setelahnya baru dapat dengan judul Emun tersebut.

Disamping itu karena isinya berbicara mengenai hawa dataran tinggi Gayo, yaitu selalu diselimuti awan berselimut kabut.

Amatan media ini, buku Emun ini sudah dilaunching di Kabupaten Sigli, pada Jum’at 03 Agustus 2019 lalu dengan pembicaranya Dr Sulaiman Juned M.Sn, yang merupakan Mantan Pendiri Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh, Jantho.(REL)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!