Bukan Tata Bahasa Tetapi Tata Berbahasa (Adab)

  • Whatsapp

Oleh: Joni MN

Berbicara santun dan tindak sopan merupakan sesuatu bentuk tata krama atau etika seseorang ketika bertindak tutur dan inilah yang dimaksud dengan “Tata Berbahasa”.

Read More

Di dalam univers kebahasaan (kesemestaan bahasa) ini dapat diistilahkan dengan “tatanan adab”. Adab yang dimaksud berdasarkan  tinjauan konsef Islam adalah bentuk tatanan yang balans antara tindakan ucapan dengan tindakan hati, artinya tuturan dan ungkapan yang dituturkan tidak bernilai munafik, inilah yang dimaksud dengan sopan dan etika yang disebut dengan tatanan adab.

Suku Gayo menyebutnya dengan “Edeb”. Maksudnya  ” Edeb” melingkupi menerapkan “tertip” dan menjauhi “sumang”. Jika kedua unsur ini dipahami dan dipraktikan dalam oraktik berkehidupan sehari-hari, maka toleransi dan saling menghargai sesama pasti terbangun dengan maksimal

Dengan kita berbicara santun dan bertindak sopan, tuturan baik verbal dan yang dituliskan yang  ucapkan dan yang ditayangkan akan lebih nyaman atau damai  didengar dan dibaca. Jika hati sudah damai dan nyaman, maka paparan tersebut mudah dimengerti, dapat difahami, dan tidak menyakiti hati orang lain. Lebih si pendengar atau pembaca tidak memiliki rasa benci terhadap si pembicara atau penulis, tetapi jika memiliki kebencian, ini sesuatu yang benar bisa saja menjadi salah.

Dengan berkata santun dan bertindak sopan, maka hal ini sudah meliputi perilaku dan sipat tolerans dan saling menghormati serta saling menghargai orang yang kita ajak bicara, baik secara face to face atau pembaca.

Sopan di sini seperti kita sedang berbicara dengan mitra tutur kita tentu pandangan kita teetuju pada mitra tutur kita, dan ketika bersalaman juga tatapan kita diarahkan kepada mitra yang diajak bersalaman tersebut. Jangansempat terjadi ketika bersalaman wajah dan pandangan kita ke arah lain sementara di hapan kita ada orang yang kita salami. Halinilah yang dikatakan tidak beradab, Gayo menyebutnya “gere Mu-Edet”.

Dengan kita bertindak santun dan sopan atau beradab, maka, kata-kata yang kita ucapkan akan lebih enak, damai didengar, mudah dimengerti, mudah difahami, dan tidak menyakiti hati orang lain. Karena dengan kita berkata santun dan bertindak sopan, ini berarti kita juga sudah menghormati dan menghargai orang yang kita ajak bicara atau mitra tutur kita.

Tuturan yang sudah keluar dari mulut kita itu sudah menjadi milik orang lain dan tidak akan bisa di tarik lagi. Maka, untuk itu pentinglah adanya tata adab dalam berbicara dengn santun dan tindakan sopan dan beretika agar tidak timbul kesalahpahaman, sakit hati membangkitkan emosi marah seseorang atas ucapan yang kita tuturkan.**

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.

Related posts