Bertanam Tomat Sedikit Hasil Melimpah Ala Sabardi Mahasiswa UGP

REDELONG : Sabardi (23) warga Kampung Tingkem Bersatu Kecamatan Bukit, merupakan mahasiswa universitas Gajah Putih jurusan Pertanian yang menekunin pertanian dengan menanam palawija.
Sejak mengenyam ilmu di universitas, dia sudak mulai menanam palawija seperti cabe, kol, dan tomat. Namun mahasiswa yang telah mengenyam ilmu pendidikan 11 semester itu lebih suka menanam tomat dibandingkan dengan tanaman lainnya. Hal itu dikatakannya kepada media ini Senin 27 November 2017.

Bahkan kata dia, untuk penellitian saya mengajukan tanaman tomat tetapi pembimbing tidak mengizinkannya, dan saya disuruh penelitian terhadap padi. Sebutnya.

Dikatakanya lagi, setiap  tahunnya  dirinya menanam tomat sampai 2 kali, sekali tanam 2 bahkan samapai 4 pate dengan berat satu pate ada yang 10 gram dan ada yang 5 gram tergantung merek tomatnya. Ujarnya.

Namun untuk kali ini, Sabardi mencoba tehnik penanaman yang baru dimana dia hanya menanam setengah pate atau sekitar seribu dua ratus pokok. Akan tetapi kata dia meski setengah pate  hasilnya bisa bisa setara dengan 2 pate. Ujarnya.

” Melihat pertumbuhannya hasilnya bisa setara dengan tomat 2 pate, karena sistem penanaman satu pokok tomat saya pakai tunasnya sampai tiga bahkan empat “.

Panen pertama kemarin sudah keluar tiga tong atau sebanyak 150 kilo, sementara punya abang saya dia menanam 3 pate tapi ngotip pertama hanya  5 tong. Jelas Sabardi.

Banyak keuntungan dengan proses penanaman seperti ini, baik keuntungan dari tenaga maupun modal. Selain itu sebelum pergi kuliah atau pulang kuliah saya masih sempat menyelesaikan proses pemupukan. Tuturnya.

Awalnya saya hanya mendengar-dengar kata orang penanaman dengan sistem itu, tapi saya tidak pernah melihat secara langsung orang lain menanam seperti itu. Kemudian saya mencobanya dan alhamdulillah hasilnya sangat maksimal seperti ini. ( Gona )

Komentar Anda
SHARE