Azam Ketua LEPPAMI, Bener Meriah Ibarat Gadis Cantik Belum di Poles

Kepsla BLHKP Bener Meriah Abu Bakar A. Ma.Pd. bersama Ketua Pembangunan Agro Wisata Hijau Maidi Ihwan dan Ketua LEPPAMI Bener Meriah Azam dilokasi Agro Wisata yang dibangun

REDELONG : Badan Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan ( BLHKP ) Kabupaten Bener Meriah, mendukung pembangunan Agro Wisata hijau di Kampung Karang Rejo dusun Karang Anyar Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah  yang digagasi Lembaga Pencita Pariwisata dan Alam Mahasiswa Islam ( LEPPAMI ) Kabupaten Bener Meriah serta bekerjasama dengan PT Baburayan.

Ketua LEPPAMI Bener Meriah cabang Takengon Azam kepada Kabargayo Sabtu ( 24/12 ) dilokasi Agro Wisata yang sedang dibangun mengatakan, program pembangunan wisata hijau ini adalah salah satu contoh nantinya bagaimana membangun agro wisata, karena  Kabupaten Bener Meriah ini ibarat gadis cantik yang belum dipoles, pasalnya didaerah penghasil kopi ini memilika banyak objek wisata namun sayang sejauh ini  belum dikelola. Katanya.

Azam menambahkan, salah satu tujuan LEPPAMI mengagasi program penghijauan dengan menanam Pohon Alpukat, Mahoni, Mindi, Jabon dan jeruk siam guna untuk menjaga kelestatian hutan, serta menjaga ketersedian debit air karena penomena sekarang ini debit air terus terguras akibat hutan yang telah digunduli, disamping itu dengan adanya agro wisata hijau dapat menarik perhatian wisatawan hadir kedaerah ini dan itu bisa menjadi salah satu peningkatan Penghasilan Asli Daerah ( PAD ) Bener Meriah . Papar Azam.

” Kemajuan suatu daerah tidak terlepas dari keberadaan distinasi wisata yang dimiliki daerah tersebut, karena dengan adanya objek wisata menarik perhatian wisatawan hadir  ketempat wisata tersebut. Untuk itu dengan dibangunya agro wisata hijau disini terlebih Kabupaten Bener Meriah sudah ada sarana pendukung yaitu Bandara Udara Rembele  kami optimis para wisatawan tertarik  mengunjunginya” jelas Azam.

Azam menyebutkan, Sebagai Mahasiswa LEPPAMI  akan merubah menset mahasiswa dengan berbuat untuk kemajuan daerah, dan bermitra dengan Pemerintah. Karena kalau kita hanya mekeritiki Pemerintahan tanpa berbuat itu tidak ada artinya. Tapi jadikan seluruh elemen yang berpikir tentang kemajuan daerah sebagai mitra kerja. Kata Azam.

Proses pengerjaan Agro Wisata yang sedang dibangun.

Hal senada disampaikan Maidi Ihwan Ketua Panitia Pembangunan Agro Wista Hijau, dengan dibangunnya Agro Wisata hijau ini akan menjaga kelestarian hutan karena kita akan menanami pohon. Kata Maidi Ihwan seraya menambahkan dalam hal bibit kita dibantu Baburayan serta akan diberikan bantuan dana perawatan setiap tiga bulan sekali sampai usia pohon tersebut enam bulan oleh Baburayan itu. Paparnya.

Sementara itu Abub Bakar A. Ma. Pd. Kepala BLHKP Bener Meriah mengatakan, sesuai dengan Undang- undang nomor 23 tahun 1997 tentang pengelolaan lingkungan dan kelestarian hutan kita sanggat mendukung program yang dilaksanakan LEPPAMI tersebut. 

” Dengan adanya Agro wisata hijau  yang dibangun dapat melestarikan hutan di daerah ini, karena permasalahan yang terjadi sekarang daerah ini telah kekuruangan debit air akibat perambahan hutan dihulu air ” kata Abu Bakar.

Dia menambahkan, agro wisata hijau yang dibangun sebagai percontohan, dan  memotivasi masyarakat untuk mengalakan penghijauan guna melestarikan hutan dan menjaga debit air untuk keberlangsungan hidup masyarakat. Ujar Kepala BLHKP itu. ( Gona )

Komentar Anda
SHARE