Aset Tak Berfungsi di Bener Meriah, Megah Namun Terkesan “Mubazir”

Menghabiskan dana Milyaran rupiah, sejumlah aset di Bener Meriah tak berfungsi. Fakta ini menjadi pekerjaan rumah pemerintah Kabupaten Bener Meriah, salah satu tugas di pundak Abuya Sarkawi.

REDELONG: Tampak megah dan mentereng namun kontras dengan rerumputan yang juga menjulang tinggi. Pemandangan seperti inilah yang dijumpai di sejumlah aset daerah yang telah sejak lama rampung dibangun namun tak berfungsi sebagaimana mestinya.

Terdapat sejumlah Pasar Rakyat di Bener Meriah belum difungsikan jika tak elok dikatakan “terbengkalai”. Paling baru yang dibangun dan belum berfungsi adalah Pasar Rakyat di Simpang Tiga Redelong, Ibukota Kabupaten yang berada di lereng gunung Burni Telong ini.

Gedung yang telah menelan anggaran miliaran rupiah ini konsep awalnya selain untuk lapak-lapak para pedagang, pasar ini juga akan dilengkapi sejumlah fasilitas umum, seperti kamar mandi dan tempat ibadah.

Sebenarnya tak hanya Gedung Pasar Simpang Tiga yang terletak di Kecamatan Bukit ini. Gedung Pasar Rakyat yang berada di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Tepatnya di Blang Rakal juga bernasib sama. Pasar Rakyat Blang Rakal yang bahkan telah siap dibangun jauh sebelum Pasar Simpang Tiga bahkan lebih memprihatinkan, bahkan terkesan menjadi “rumah hantu” sebagian kondisi bangunan juga telah rusak. Begitu juga pasar gantung pada KM 35 juga di kecamatan ini juga terbengkalai.

BACA: Soal Aset Tak Berfungsi di Bener Meriah, Sarkawi: Kita Sedang Berupaya Membenahi

Seharusnya pasar-pasar rakyat segera di fungsikan dalam rangka memacu geliat ekonomi masyarakat dan menjadi tempat bagi para pedagang-pedagang disekitarnya. Pada gilirannya akan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Tak hanya Pasar Rakyat, terdapat sejumlah gedung lainnya yang juga tak terpakai, seperti Rumah Ketua Dewan, yang sempat menjadi kantor Dinas Pendidikan Bener Meriah, kini juga kembali tak berfungsi, padahal telah sangat lama dibangun.

Baca:Soal Aset Tak Berfungsi di Bener Meriah, Kadis Perdagangan: Pasar Simpang Tiga Akan Segera Difungsikan

Begitu juga dengan, Laboratorium Belakang Kandepag, Gedung Serba Guna Pante Raya, Pasar depan Polres Aceh Tengah, Balai Pertanian dan Pembibitan di Kecamatan Bandar, terminal terpadu dan gudang barang di ketipis tak juga berfungsi dengan semestinya.

Sebagian besar aset-aset tersebut, dibangun sebelum era pemerintahan Sarkawi dan dana pembangunannya kebanyakan berasal dari baik Otsus dan sebagian APBK.

BACA: Soal Aset Tak Berfungsi di Bener Meriah, Konadi Adhani: Seharusnya Dapat Menjadi Sumber PAD

Jika ditelusuri masih ada sejumlah aset-aset lain di Bener Meriah yang tak berfungsi. Mau tak mau “Pekerjaan Rumah” ini menjadi salah satu beban di pundak Tgk. H Sarkawi sebagai Bupati yang memimpin Bener Meriah saat ini, untuk segera mengaktifkan aset-aset tersebut dan menjadikan Bener Meriah lebih baik seperti yang diharapkan. (Arsadi Laksamana)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!