Asisten II, Mendidik Anak Mulai Sejak Dalam Kandungan 

0
Drs. Muklis Asesten II Sedang Bembacakan sambuta dalam acara Sosialisasi KLA Di Mess Pemda Bener Meriah.

REDELONG : Asisten II Kabupaten Bener Meriah Drs. Muklis mewakili Plt Bupati Bener Meriah Drs. Hasanuddin Darjo. MM membuka sosialisasi Kota Layak Anak ( KLA) Yang diselenggarakan BP32A Aceh Kamis ( 10/11) di Mess Pemda Bener Meriah. 

Drs. Muklis membacakan sambutan Plt Bupati Bener, anak adalah investasi kita, karena itu baik dan buruknya seorang anak tergantung dengan pendidikan yang berikan setiap orang tua. Ujarnya. 

Untuk itu dalam mendidik anak hendaklah dimulai sejak dalam kandungan, dengan cara membaca ayat-ayat suci Al’Quran dan membaca buku. Kata Asesten II tersebut. 

” Tumbuh kembang anak, sanggat dipengaruhi Paktor orang tua itu bukan hanya dari sisi karakter, bahkan paras muka pun sering terjadi kemiripan dengan orang tua” jelas Muklis. 

Dia menambahkan, berbicara tentang pendidikan anak maka bila orang tua hanya tamatan sekolah SMA, maka hendaklah bagi kita orang tua mengupayakan anak kita sampai kepengurusan tinggi, dan bila orang tua sarjana anak juga harus kita upayakan juga sarjana bahkan kalau bisa lebih tinggi dari pendidikan orang tua. Jangan sebaliknya, kalau sempat anak kita sekolah hanya tamatan SMA sementara orang tua tamatan Sarjana berarti kita mengalami kemunduran. Tutupnya. 

Sebelumnya ketua panitia pelaksana sosialisasi KLA Teuku, Raimah, SH menyebutkan, acara ini akan dilaksanakan selama satu hari di Kabupaten Bener Meriah ini, dan anggaran kegiatan ini berasal dari DPA Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh ( BP32A). 

Lebih lanjut dikatakannya, adapun peserta Sosialisasikan KLA ini berjumlah sebanyak 70 peserta, yang terdiri dari Kepala SKPK yang terkait, Kepala Kampung, LSM, Pelajar, dan Awak Media. Sebut Teuku Raimah. 

Dra. Sri Hardina dalam sambutanya mengatakan, seyokyanya sambutan ini disampaikan oleh Kepala Bidang BP32A ibu  Dahlia, M. Ag, namun karena ada tugas yang harus dilaksanakan  beliau kembali ke Banda Aceh. Tuturnya. 

Kota layak anak adalah merupakan, program yang di Intruksikan Kementrian Pemberdaya Perempuan dan Anak, yang telah diatur dalam UU nomor 35 tahun 2014. Kata Sri Hardina.

Untuk itu seluruh provinsi, dan Kabupaten diharapkan menindaklajuti program ini. 

Untuk memenuhi Konvensi hak anak ( KHA )  ada lima klaster yang harus diperoleh anak tersebut diantaranya, hak sipil dan kebebasan, Lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu luang, dan kegiatan budidaya,  Perlindungan khusus. Papar Sri Hardiana.

Sementara itu Narasumber dalam acara tersebut Taufik Riswan dari Koalisi Advokasi Pemantauan hak anak Aceh menjelaskan, tentang materi KLA dan upaya yang harus dilakukan pemerintah untuk memenuhi Konvensi hak anak di Aceh .( Gona ) 

Komentar Anda
SHARE