Asisten II Bidang Ekonomi Buka Rapat Kerja dan Evaluasi BPJS Ketenagakerjaan 

0

REDELONG : Asesten II Bidang Ekonomi Drs. Muklis membuka acara rapat kerja dan evaluasi BPJS Ketenagakerjaan Selasa ( 25/10 ) di ruang ofroom Bupati Bener Meriah. 

Rapat kerja dan evaluasi BPJS Ketenagakerjaan selain di hadiri Asisten II  jajaran Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, Drs. Muklis  juga di hadiri Kepala cabang BPJS Louksemawe Abdul Hadi dan Kabid Pemasaran Iqbal, Kepala Perwakilan Cabang ( KCP ) BPJS Aceh Tengah Padli Maulana, beserta anggotanya Ananda Rizki, Saripah dan Kepala  Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan Bener Meriah Drs Ishak Thaib. Serta beberapa Kepala SKPK. 

Dalam sambutannya  Kepala  BPJS cabang Louksemawe Abdul Hadi menyampaikan, kami berharap pada Pemerintah daerah Kabupaten Bener Meriah mendukung dalam mendata seluruh tenaga kerja yang belum terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan. Ujar Abdul Hadi.

” Di kabupaten Bener Meriah masih banyak tenaga honorer yang belum terdaftar kedalaman BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan itu bukan hanya bagi kalangan PNS saja”, untuk itu kami berharap pada Pemerintah daerah bekerjasama dengan BPJS untuk mendata para Mukim, Reje Kampung, dan Petani kopi yang belummasuk dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Pinta Abdul Hadi.

Sementara itu Asisten II Drs Muklis dalam arahanya menyampaikan, Pemerintah daerah Kabupaten Bener Meriah sanggat mendukung program BPJS Ketenagakerjaan untuk itu dalam rapat kerja dan evaluasi BPJS Ketenagakerjaan ini perlu kita semua memahami agar dapat memberikan sosialisasi pada masyarakat. Ujar Drs. Muklis.

Padli Maulana Ketua KCP BPJS Aceh Tengah yang dalam kesempatan tersebut menyampaikan materi tentang BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan terdiri dari empat program yang menjadi tugas BPJS, yaitu tentang jaminan kesehatan, jaminan kematian, jaminan keselamatan ( tenaga kerja ), dan jaminan sosial. Terang Padli Maulana.

” dalam mensosialisasikan BPJS kami menyadari masih banyak kelemahan, kelemahan kami tersebut karena KCP BPJS Aceh Tengah hanya terdiri dari tiga orang saja dan ditambah satu orang tenaga kontrak”, untuk itu dalam rapat kerja dan evaluasi ini agar  kedepannya honorer, Mukim, reje kampung, dan para petani terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan. Tuturnya.

Sementara Ishak Thaib Kadis Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Bener Meriah mengatakan, di Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan terdapat bidang Industrial, bidang ini khusus menangani  permasalahan tenaga kerja, baik secara preventif dan maupun secara penanganan.

 Seperti yang telah kami laksanakan dimana pada saat itu ada salah satu pegawai honorer  Dinas Kebersihan mengalami kecelakaan di jalan Wih Konyel dan kami hanya membantu lima ratus ribu  ( 500.000 ) saja, karena pada saat itu belum terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan dan juga salah satu karyawan Honda itu telah di bantu sesuai besaran nominal BPJS didapatnya karena telah terdaftar dalam BPJS . Ungkap Ishak.

”  Dinas Ketenagakerjaan Bener Meriah sejauh ini sudah sering melakukan sosialisasi dan pertemuan dengan pihak BPJS, bahkan baru baru ini Seketaris daerah Drs Ismarissika. MM dan Kepala BPKBN telah menghadiri kegiatan yang diundang BPJS ” terangnya.

‌Ishak lebih lanjut mengatakan, untuk itu bidang Industrial didinas Ketenagakerjaan terus menyuarakan pentingnya jaminan keselamatan bagi pekerja, terlebih bagi pekerja stone cleser dan AKLI yang sanggat rentang dengan kecelakaan, sebut Ishak.

‌ ” Jangan kita hanya menyuruh masyarakat bekerja, tapi tidak memperhatikan keselamatan mereka”. Tutup Ishak ( Gona )

Komentar Anda
SHARE