Aliansi Masyarakat Danau Lut Tawar Demo DPRK Tuntut Utung-Utung Segera Diperbaiki


TAKENGON: Massa yang mengatasnamakan diri mereka  Aliansi Masyarakat Danau Lut Tawar (AMDLT) mendatangi Kantor DPRK Aceh Tengah, Rabu (21/6/2017).
Kedatangan mereka  menuntut Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah agar secepatnya memperbaiki jalan Utung-Utung, yang beberapa waktu lalu mengalami longsor dan memakan korban jiwa.

Para pengunjuk rasa ini melakukan orasi di depan gedung DPRK Aceh Tengah. Dalam orasi, mereka menuntut pemerintah harus secepatnya memperbaiki jalan di Utung-Utung, karena saat ini jalan tersebut sangat sulit dilalui karena terdapat batu-batu besar yang bisa saja jatuh dan menimpa warga yang melintas, hal ini membuat pengguna jalan menjadi was-was.

“Pemerintah telah mengabaikan hak-hak masyarakat sebagai warga negara yaitu salah satunya mendapatkan fasilitas yang baik dan keamanan dari pemerintah ungkap” teriak salah satu koordinator aksi, Win Taniro.

Pemerintah dituntut harus secepatnya memperbaiki lintasan  Kebayakan-Bintang tersebut, karena beberapa hari lagi  Hari Raya Idul Fitri. “Jika tidak segera  diperbaiki itu sama saja Pemerintah Aceh Tengah mengharapkan terjadi longsor dan ada korban jiwa lagi”ungkap Win Taniro.

Anggota DPR RI asal Gayo, Ir H Tagore AB nampak ikut dalam aksi tersebut, ia sempat ikut menyampaikan orasi”Saya selaku anggota DPR-RI merasa kecewa atas tindakan dan kelalaian Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah” kata Tagore. Ia bahkan mengatakan jika Pemerintah tidak mengeluarkan anggaran untuk perbaikan jalan Utung-Utung, maka dirinya akan mengeluarkan uang pribadi untuk perbaikan jalan tersebut, mengingat banyak masyarakat  yang melintas.

Dalam aksi massa itu, sempat diwarnai dengan shalat jenazah yang digelar para pengunjuk rasa, sebagai bentuk kekecawaan terhadap Pemerintah Daerah termasuk DPRK Aceh Tengah yang dinilai pendemo telah “mati” dalam memimpin rakyat Aceh Tengah.

Setelah berapa lama menunggu, Sekda Aceh Tengah, Karimansyah   didampingi oleh Kapolres Aceh Tengah, AKBP Hariajadi, SH  dua anggota DPRK Aceh Tengah, salah satunya Wakil Ketua DPRK Aceh Tengah Mahyuddin dan perwakilan  Balai Kecil Kementrian PU di Aceh   menjumpai massa. Karimansyah yang mewakili Pemerintah Aceh Tengah berjanji akan segera menurunkan alat berat ke Utung-Utung.

Setelah mendengar janji sekda dan dengan adanya kesepakatan, aksi tersebut berakhir para pengunjuk rasa berangsur-angsur meninggalkan lokasi.(Wien Pengembara)

Komentar Anda
SHARE