Aktivis Gayo Merdeka Desak Polisi Usut Suap dan Honorer Fiktif di Bener Meriah

BANDA ACEH: Terkait pernyataan wakil ketua DPRK Bener Meriah dan Bupati Ahmadi bahwa di Bener Meriah ada praktek suap dalam penerimaan tenaga honorer, serta  adanya honorer fiktif dalam pertemuan bersama sejumlah  honorer yang menggelar aksi unjuk rasa ke kantor DPRK Bener Meriah dalam rangka mempertanyakan resionalisasi honorer di Bener Meriah, Selasa (2/1/2018) Aktivis Gayo Merdeka, Sabihisma mendesak aparat penegak hukum untuk segera menyusut.

“Kami minta kepada pihak kepolisian untuk segera menindak pelaku permainan kejahatan ini, kami pikir pelakunya ini sudah sistematis karena korbannya juga ratusan orang”ujar Sabihisma.

“Kami menduga sejumlah pejabat di lingkungan Pemda Bener Meriah terlibat, dan jika menyimak praktek permainan honorer fiktif ini sudah bertahun tahun, dan ini sudah menjadi rahasia umum, bahkan kami menduga ada anak pejabat yang masih kuliah di luar daerah sudah dimasukan menjadi honorer”papar Sabihisma.

Pihaknya, sebut Sabihisma, memdukung kebijakan Bupati melakukan rasionalisasi tenaga honorer karena jika ini terus di biarkan ini akan menghambat kemajuan daerah, uang terbuang percuma, serta kerja aparatur sipil negara semakin menurun,

“Kami minta kepada Bupati untuk dibuat program program wirausahaan kepemudaan agar mental dan pola pikir generasi muda kita ke arah pengusaha bukan terus terusan berharap menjadi PNS”pungkasnya. (Wien Pengembara)

Komentar Anda

SHARE