Ahmadi Sebut Ada Ratusan Honorer Bodong alias Fiktif di Bener Meriah

REDELONG: Bupati Bener Meriah, dihadapan  para honorer yang menggelar aksi unjuk rasa ke kantor DPRK Bener Meriah, menyebutkan bahwa di Bener Meriah terdapat ratusan tenaga honorer bodong alias fiktit. Selasa, (2/1/2017).

Pernyataan orang nomor satu di Bener Meriah sontak membuat kaget masyarakat, maklum persoalan honorer akhir-akhir ini telah menjadi sorotan dan perbincangan hangat di Bener Meriah, pasalnya jumlah honorer di tambah tenaga bakti telah membengkak dan akan Rasionalisasikan. Wacana ini sebenarnya telah bergulir lama bahkan dimasa bupati Bener Meriah sebelum Ahmadi menjabat, dan kemudian menuai pro dan kontra.

Honorer fiktit tadi, kata Ahmadi telah ada sekian lama bahkan sebelum dirinya menjabat sebagai bupati Bener Meriah. Berdasarkan kenyataan tersebut, adalah salah satu alasan dilakukan  rasionalisasi tenaga honorer di Bener Meriah.

“Kalau tidak saya berhentikan sementara honorer yang ada, maka saya tidak bisa melacaknya, tiga tahun berjalan setiap dinas ada lima bahkan lebih honorer fiktif tersebut” kata Ahmadi seperti yang dikutip oleh Wartawan.

Ratusan lebih Honorer fiktif tersebut, jelas Ahmadi akan dilaporkan kepada polisi “ Hal ini akan kami laporkan kepada polisi, agar tahu siapa yang bermain yang gajinya dinikmati oleh oknum-oknum tertentu”jelas Ahmadi.

Terkait pemberhentian sementara honorer di Bener Meriah alasan lainnya agar diketahui siapa saja PNS yang malas  dan mana PNS yang benar-benar bekerja.

“Yang harus diingat, belum ada satupun honorer yang berhentikan dan saya tanda-tangani Sknya”tambah Ahmadi seraya menambah dirinya selaku Bupati Bener Meriah berjanji sebelum bulan Maret 2018 SK Honorer akan keluar dengan catatan bagi yang tereliminasi jangan kecewa dan kepada honorer yang lulus di SK untuk tidak berbangga hati.(Wien Pengembara)