Ahmadi, Ketahuan Berjudi Akan Dicambuk Di Muka Pedium

REDELONG  : Sebagai bentuk komitmen Pemerintah daerah dan Forkopimda Kabupaten Bener Meriah, untuk melarang keras perjudian di lapangan pacuan kuda, Bupati Bener Meriah Ahmadi meminta pada aparat penegak hukum untuk memberikan sangsi tegas. Hal tersebut disampaikan Ahmadi saat membuka acara pacuaan kuda Gayo dalam rangka HUT Kabupaten Bener Meriah ke-14, Senin (8/1/2018) dilapangan Sengedah.

Katanya, selama ini diarena pacuan kuda sering dikabarkan maraknya perjudian, baik judi dadu di malam hari, maupun taruhan kuda. Namun untuk tahun ini pemerintah daerah bersama Forkopimda-Plus berkomitmen akan menindak tegas. Sebutnya

” kalau ada yang ketahuan berjudi, maka mereka akan dicambuk dimuka pedium ini ” sebut Ahmadi.

Lanjutnya, pacuaan kuda Gayo tahun ini diikuti 4 Kabupaten diantaranya Kabupaten Bener Meriah sebagai tuan rumah, Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Aceh Besar.

Selain itu, Ahmadi menghimbau kepada seluruh pengunjung untuk melaksanakan shalat berjamaah di tempat yang sudah disediakan dari organisasi keagamaan. Pinta Ahmadi.

Sementara itu dalam laporanya Kepala Dinas Pariwisata Bener Meriah Drs Haili Yoga menyampaikan, perlombaan pacuan kuda dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Bener Meriah ke-14 diikuti 310 ekor kuda yang berasal dari 4 Kabupaten.

Menurutnya, even pacuan kuda tahun ini ada empat aikon yang ditampilkan diantaranya, Kantin terbaik, joki terbaik, Joki terpapurit, dan kuda terbaik.

Lanjutnya, tujuan dari pelaksanaan even pacuan kuda ini adalah merupakan ajang silaturahmi dengan Kabupaten yang sama-sama gayo, namun tahun ini Kabupaten Aceh Besar juga mengirimkan 2 ekor kuda untuk mengikuti perlombaan. Papar Haili Yoga. (Gona)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!